Terkait Wabah Covid 19, Ketum SPBI Minta Jokowi Segera Keluarkan Perpres

Sotarduganews, Jakarta — Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI), Dr. Iswadi , M.Pd, meminta, pemerintah untuk segera  menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tekait penanganan virus corona sebagai  langkah preventif, baik berupa Lockdown atau mengisolir wilayah. 

Hal tersebut dianggap sebagai langkah cukup efektif memperlambat penyebaran virus Corona,beberapa negara yang sudah menerapkan lockdown atau mengisolasi wilayahnya antara lain, China, Italia, hingga India dan Malaysia.

Namun harus ada kesiapan matang bila ingin menerapkan itu.”China berhasil memperlambat meski tidak mencegah 100 persen, lockdown itu harus sangat disiplin negara yang bisa melaksanakan itu.

Indonesia kalau diinstruksikan pasti bisa. Tapi harus siap memang seperti ekonominya dan macam-macam lainnya,” kata,Iswadi ,Tokoh Muda Asal Aceh yang kini menjadi Akademisi di Jakarta ini,kepada Media ini, Jum’at (20/03/20).

Akademisi yang Juga Politisi Muda ini berharap  usulan pemberlakuan status lockdown,diterima oleh  Presiden guna  dalam menyikapi pandemi Virus Corona yang mulai meresahkan masyarakat Indonesia. 

Pemberlakuan status tersebut, diharapkan dapat menekan penularan Covid-19 yang rentan terjadi dititik orang banyak berkumpul,Iswadi juga meminta pemerintah untuk lebih memprioritaskan keselamatan masyarakat Indonesia dari pandemi virus Corona yang semakin meluas di berbagai wilayah nusantara.

Menilai perlambatan ekonomi akibat virus corona adalah suatu yang tidak bisa lagi dielakkan.Yang harus dilakukan adalah seperti China, Italia, Malaysia dan negara lain, yang fokus kepada keselamatan bangsa dari ancaman virus corona,” ujarnya.

 Meskipun, sekarang ini semua sektor akan potensial terganggu jika dilakukan lockdown, seperti beberapa sekolah, universitas, badan usaha, dan lainnya, akan berhenti karena tidak tahan tekanan, dan mengubah pendekatan dari offline menjadi online.

Menurut Saya pemerintah sebaiknya fokus mengatasi penyebaran wabah dengan lockdown serta meningkatkan fasilitas kesehatan bagi Masyarakat, artinya stimulus harus diprioritas untuk membiayai kesehatan Masyarakat, bukan untuk menahan perlambatan ekonomi, karena perlambatan ekonomi itu adalah keniscayaan.

Kita jangan  underestimate terhadap wabah Covid19 padahal korban terus bertambah dan semua negara mulai menutup diri, perlu empati yg lebih besar dari pemegang otoritas Pemerintah jangan anggap remeh bicara kepada publik. Korban dan penyebaran terus bertambah.

“Rakyat Indonesia butuh masker dan antiseptic pembersih tangan,gunakan produksi masker Nasional,kepentingan dalam Negeri Oleh karena itu pemerintah diminta membagikan Masker secara grtais ke berbagai tempat”.

Baik melalui  rumah sakit dan  maupun melalui kepala desa karena  rakyat sangat  memerlukan,persiapkan kebutuhan medis dengan cepat karena ekskalasi terdampak Covid19 bergerak cepat. Selain itu pemerintah juga diminta menggratiskan biaya  bagi warga yang terindikasi atau mengalami gejala mirip virus corona (Covid-19).  

“Kebijakan mewajibkan pemeriksaan gratis dari sabang sampai maroke juga perlu diterapkan secepatnya, “Kita paham bahwa mungkin beliau menjaga dampak ekonominya tapi ini kan dampak ekonomi.

Harus diletakkan skala prioritasnya di manakan ada dua hal dampaknya nyawa manusia dan dampak ekonomi pemerintah harus fokus dan mampu menetapkan skala prioritas,” Pungkas  Iswadi.

Penulis : Rizal Jibro

Editor. : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.