Tak Ingin Punah, Disdik Tapsel Tampilkan Alat Musik Nung Neng

Tapsel Sumut, Sotarduganews – Dalam rangka memeriahkan HUT Pemkab Tapanuli Selatan ke 68, Dinas Pendidikan Daerah menampilkan pagelaran Nung Neng, alat musik tardisional lokal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang nyaris punah.

Pagelaran Nung Neng dipimpin langsung Kadis Pendidikan Ahmad Ibrahim Lubis. Yang digelar dipanggung utama pusat peringatan dan kemeriahan HUT Pemkab Tapsel ke 68 di Lapangan Sarasi II Bintuju, Kecamatan Angkola Muaratais, Jumat (23/11).

Nung Neng adalah alat musik pukul dan tiup yang seluruh bahannya terbuat dari bambu. Namun seiring perekembangan zaman, permainan musik ini sudah diiringi alat musik petik sejenis gitar.

Kadisdik Tapsel Ibrahim Lubis mengatakan Nung Neng diyakini merupakan alat musik pertama yang diciptakan leluhur orang Tabagsel. Namun seiring perkembangan zaman, alat musik ini mulai ditinggalkan dan menghilang.

“Di Dinas Pendidikan Tapsel ada nomenklatur Bidang Kebudayaan. Saya bersama teman-teman mencoba memunculkan sesuatu yang baru, namun tidak asing bagi masyarakat kita. Kami memilih Nung Neng sebagai alat musik warisan leluhur yang sudah nyaris hilang untuk dimunculkan kembali,” kata Ibrahim.

Terobosan ini mendapat sambutan sangat bagus dari Ketua Tim Penggerak PKK, Syaufia Lina Syahrul. Bahkan, dalam beberapa kegiatan seperti Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) turut langsung memainkan Nung Neng bersama pemain lainnya.

Pada pagelaran Nung Neng di peringatan HUT Pemkab Tapsel ke 68 ini, Dinas Pendidikan menampilkan group siswa-siswi SMP Negeri 1 Marancar. Sementara pada saat pembukaan, Disdik menampilkan parade Gordang Sambilan dari siswa SMP Negeri 1 Angkola Barat.

Memeriahkan HUT Pemkab Tapsel ke 68 ini, Dinas Pendidikan juga menampilkan berbagai kegiatan khas daerah. Seperti berbalas pantun, puisi, tari kreasi daerah dan tortor, lomba drum band antar murid SD dan festival fasion show.

“Malam penutupan, kita menampilkan parade Gordang Sambiln dan Nung Neng di pentas utama,” jelas Kadis Pendidikan Tapsel.

Reporter : ucok siregar/red

 

Mungkin Anda Menyukai