Surat Dari Menteri Desa, Gerakan Setengah Milyar Masker Covid-19

Sotarduganews, Bireuen — Surat Dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, diterima media ini Kamis(10/09) dengan nomor 5.229/HM 01.03./VIII/2020,04 Agustus 2020, hal Gerakan Setengah Miliyar Masker Untuk Desa Aman Covid 19.

Tujuan dilayangkan surat tersebut yang ditujukan kepada Para Kepala Desa di Seluruh Indonesia dalam rangka mewujudkan  Desa Aman Covid 19, menyelenggarakan “Gerakan Setengah Miliyar Masker,”, agar Kepala Desa (Keusyeik Red), wajib melakukan pengadaan masker kain.

Yang bisa dicuci  sebanyak 4 buah, setiap warga 2 masker diadakan dengan dana desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) atau Gampong, sedangkan 2 masker lainnya melalui swadaya warga design masker, berlogo Hari Ulang Tahun ke 75 Republik Indonesia, termasuk didistribusikan dan sosialisasi dilaksanakan ke rumah rumah warga.

Oleh ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), “Gerakan Setengah Miliyar”, sejak tanggal ditetapkan,bila hal ini, bisa ditanyakan pada call center Menteri Desa, PDTT 1500040 atau layanan WhatsApp 0877-8899-0040, yang ditandatangani Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar.

Tembusan ditujukan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Gubernur, Bupati dan Wali Kota seluruh Indonesia, tercantum jelas pada surat tersebut.

Kepala DPMGPKB Kabupaten Bireuen  Mulyadi SH, di Wakili Kepala Bidang Pemerintahan Mukim dan Gampong Muhammad Jamil, yang dikonfirmasi hal ini,mengatakan seluruh Gampong di Kabupaten Bireuen sekitar 609, apakah telah di tindak lanjuti oleh Kepala Desa atau Keusyeik Gampong, terutama pengadaan masker kepada sejumlah warga masyarakat.

Masker berlogo Hari Ulang Tahun ke 75 Republik Indonesia dan dibagikan kepada warga masyarakat masing masing gampong, menurut M Jamil, sudah ?, begitu pula pembentukan  Badan Usaha Milik Desa Bumdes atau Gampong baru hanya 113 Gampong dilaksanakan yang lain belum ada data, tambah Muhammad Jamil.

Yang dihubungi media ini melalui alat komunikasi handphone, Kamis (10/09) Pukul 11:07 Wib, mengakui dimana, posisi dia, di Kantor tersebut, menjawab selama, 4  September 2020 sampai selesai sekitar 609 Keusyeik, Tuha Peuet dari 17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Mengikuti Bimbingan Tekhnik ( Bimtek), pada salah satu hotel di Banda Aceh, kerja sama dengan ESQ dari Jakarta, dikutip dana desa sekitar Rp 6.000.000/desa, sampai sekarang pihak penyelenggara ESQ Jakarta atau Cabang Aceh,tidak pernah melaporkan hal ini, kepada Kepala DPMGPKB Bireuen.

Belum ada satupun surat kami terima dari lembaga itu, jadi, siapa pula yang memberikan izin kepada para Camat dan Keusyeik, mengikuti bimbingan tehnik tersebut, mungkin Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, itu sendiri.

Bupati Bireuen Muzakkar A Gani bersama Sekdakab Bireuen Zulkifli, yang dikonfirmasi hal ini, belum berhasil jumpai, Kamis (10/09).

Penulis : Rizal Jibro

Editor. : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.