Selamatkan Padi Dari Serangan Burung Pipit, Petani Pasang Jaring

Sotarduganews, Bireuen — Untuk menyelamatkan buah padi dari serangan ratusan burung pipit, bagi petani Gampong Geulanggang Tengah Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, membentangkan jaring di atas lahan tanaman padi tersebut.

Keunikan membentangkan atau pasang jaring dan buat orang-orangan beserta pasang tali plastik, di lahan tanaman padi, sempat menjadi perhatian warga masyarakat, saat melintasi jalan areal persawahan itu, untuk menakut nakuti burung Pipit agar jangan turun pada buah padi.

Bila burung pipit secara bergrombolan turun, maka buah padi sedang putik dihisap menjadi gosong, hasil panen nanti berkurang dan susut padi, jadi petani buat jaring keseluruhan hamparan sawah mareka masing masing, sebut Tarmizi bersama sejumlah petani lain yang dihubungi media ini Rabu Sore (05/02/20).

Para petani menyebutkan bahwa musim tanam rendengan 2019-2020 ini banyak burung pipit menyerang buah padi mareka, sehingga buat jaring unik dari tali nilon kecil, agar burung pipit takut bilapun turun akan terperangkap.

Walaupun demikian, tambah Zubaidah ibu rumah tangga, petani tetap juga harus stambay ditempat pagi sampai jelang magrib, setiap hari untuk menjaga burung pipit tersebut, hal ini harus dilakukan agar panen padi diperkirakan awal bulan Maret 2020 sudah panen raya secara serentak.

Sudah pasti biaya pasang jaring, bertambah biaya bagi petani atau pemilik lahan karena  sawah sawah ada pula milik orang lain, hasil panen dibagi tiga dari punya lahan, bila tidak dilakukan hal ini nanti tidak dapat apa-apa, padi habis di makan burung Pipit, sebelumnya  pegeluaran biaya turun ke sawah lumayan banyak pula, ujar sejumlah ketua kelompok tani setempat.

Penulis : Rizal Jibro

Editor. : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.