Satpol. PP Padangsidempuan Terus Gelar Operasi Kasih Sayang  

Padangsidimpuan (Sumut), STDN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padangsidimpuan kembali menggelar Operasi Kasih Sayang (OKS) untuk yang kesekian kalinya, Pada Operasi Kasih Sayang yang digelar hari ini Satpol PP berhasil menjaring sebanyak 7  orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).Ketujuh orang anak ini terjaring sedang mangkal disejumlah tempat pada saat jam belajar, Kamis (15/11/2018)

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja  (Kasatpol PP) Kota Padangsidimpuan Arbiuddin Harahap S. Stp.MM ketika di Hubungi awak media ini via selulernya mengaku Operasi Kasih Sayang (OKS) yang di gelar pihaknya berhasil menjaring 7 orang Pelajar yang lagi Mangkal di tempat-tempat umum pada saat jam belajar “Pada Operasi Kasih Sayang ini, kita berhasil menjaring sebanyak tujuh orang siswa SMA yang lagi mangkal ditempat-tempat umum pada saat jam belar, kita akan terus menggelar Operasi Kasih Sayang ini untuk menunjang pencapaian program 100 hari kerja Walikota Padangsidimpuan” katanya. Menurutnya sejak Operasi Kasih Sayang yang selalu digelar pihaknya sudah mulai membuahkan hasil karena sejak Operasi Kasih Sayang digelar, jumlah pelajar yang bolos sudah jauh berkurang

“Alhamdulillah, dengan Operasi Kasih Sayang yang terus kita gelar,tingkat anak anak bolos sekolah sudah jauh menurun. Ini bentuk pencapaian yang sangat bagus dan memang itulah target kita,”ujarnya.

Arbi juga berharap, selain guru pengajar dalam memberikan pengawasan peran para orang tua murid juga sangat diperlukan.”Sebagai orang tua harus mengawasi tingkah laku anaknya didalam rumah maupun diluar rumah,seperti dengan siapa dia bergaul.Karena peran seorang teman dalam pergaulan bagi seorang anak sangat berpengaruh sekali. Ada yang membawa pengaruh positif ada yang membawa pengaruh negatif.Untuk itu peran orang tua sangat diperlukan sekali,” terangnya.

Terakhir dikatakannya untuk memberi efek jera terhadap 7 orang Pelajar yang terjaring pada OKS tersebut, Pihaknya menyerahkan ke 7 orang tersebut ke Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, kemudian di buat pemanggilan terhadap guru dan orang tua murid, Selanjutnya mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi,” tuturnya.

Reporter : Ucok Siregar

 

Mungkin Anda Menyukai