Satpol PP Libatkan TNI – POLRI dalam Operasi Justisi Penegakan Hukum di NTB

Sotarduganews, Sumnawa NTB — Sedikitnya 75 warga masyarakat pengguna jalan terjaring pihak aparat lantaran tanpa menggunakan masker. Operasi Justisi Penegakan Hukum yang melibatkan tiga institusi Negara ini mengacu pada Perda Provinsi NTB. No. 07 Tahun 2020.

Demikian dikatakan Kasat Pol. PP. H. Sahabuddin, S.Sos., M.si. kepada Sotarduganews di selah-selah aktivitasnya menjalankan tugas bersama tiga komponen Institusi Negara. Kegiatan tersebut dilakukan di tiga lokasi yang berbeda yakni Taman Mangga, Simpang Kerato dan Simpang Boak yang dimulai sejak jam 9:00. Wita, sampai jam 4.30 untuk mengajak masyarakat agar tetap patuh pada Protokol Kesehatan RI.

“Ini kami laku kan di tiga lokasi yang berbeda, yaitu di Taman Mangga, Simpang Kerato dan Simpang Boak. Operasi yang kami gelar melibatkan tiga intitusi negara POLPP, TNI DAN POLRI dimulai sejak jam 9:00. Wita sampai jam 4.30 dengan mengajak masyarakat untuk tetap patuh pada Protokol Kesehatan RI”, tutur Sahabuddin seraya menyatakan tindakan tersebut dilakukan sebagai upaya membasmi penyebaran Virus Corona atau Covid- 19 yang hingga saat ini masih terus membabibuta mengacam jiwa masyarakat tanpa tebang pilih.

Foto Sat Lantas menghimbao agar pengguna jalan wajib menggunakan masker.
Dok. Sotarduganews

Bervariasi hukuman yang diberikan kepada pihak pelanggar Perda mualai dari membayar denda berupa uang tunai sebesar Rp.150.000 yang disetor langsung ke petugas Dinas Pendapatan Daerah, sampai dengan menyapu di area bahu jalan sepanjang wilayah Razia. Salah seorang pelanggar yang tidak mau disebut namanya, mengaku pihaknya tidak keberatan atas hukuman diterima. “Justeru kami merasa berterima kasih kepada petugas, bahwa petugas sangat peduli dengan keselamatan kami, ya… cuma kami aja yang lalai”, ujarnya dengan wajah sedikit tersenyum seraya mengucapkan terima kasih kepada petugas sambil melambaikan tangannya .

Selain menghukum para pelanggar yang terjaring, pihak Sat Lantas Polres Sumbawa menjaring pula tiga kendaraan roda dua. Sedikitnya dua STNK dan satu SIM disita sebagai akibat pelanggaran tidak menggunakan helem dan tanpa mengenakan masker.

Sat Lantas pun tak tinggal diam untuk terus menghimbau warga pengguna jalan agar wajib menggunakan masker saat melintas di jalan. Himbauan untuk cuci tangan gunakan sabun pada air yang mengalir serta jaga jarak dan menghindari keramaian pun terus digaungkan. “Kami berharap kepada seluruh lapisan masyarakat Sumbawa jadikan budaya penggunaan masker, cuci tangan di air yang mengalir dan jaga jarak serta hindari keramaian”, tegasnya.

Lebih lanjut H.Sahabuddin menyatakan bahwa tugas yang diemban merupakan tanggung jawab moral yang dipertanggung jawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan harapan agar Virus Corona Segera berakhir. Pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar terus mengikuti protocol kesehatan, terutama ada kebangkitkan kesadaran bermasker, mencuci tangan sabun di air yang mengalir dan jaga jarak.

Penulis : Junaedy Messa
Editor : bern

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.