Proyek Perumahan PGRI di Bedahan “Terancam” Gagal, Maincon Akan Laporkan PT. Jaya Sampurna Pada Yang Berwajib?

Sotarduganews, Depok — Belum usai khasus gugatan perdata nya di PN Depok, kini PT Jaya Sampurna  yang bergerak di bidang proyek perumahan karyawan PGRI DKI ini akan kembali tersandung kasus lain, dan tak pelak dapat di yakini proyek pembangunan perumahan karyawan PGRI yang berlokasi di Kelurahan Bedahan,Kecamatan Sawangan Kota Depok tersebut terancam”gagal”?.

Seperti yang di katakan Anthon selaku Maincon pada pembangunan perumahan karyawan PGRI tersebut, saya akan laporkan Nalis ( PT. Jaya sampurna ) kepada yang berwajib bila ternyata proyek perumahan PGRI yang saya kerjakan ini belum memiliki izin dari instansi yang terkait jelas Anthon, masalah nya lanjut Anthon, saya selaku Maincon yang sudah MoU Fullfinance dan akan di bayar setelah bangunan selesai tentu sangat di rugikan bila proyek harus di hentikan lantaran belum kantongi izin dari Pemkot setempat, untung Dozer sudah saya tarik jauh hari walaupun sudah – +Rp 300 juta uang saya mesuk di proyek itu, tegas Anthon .

Terkait proyek perumahan PGRI dengan luas tanah 7,9 Ha itu, menurut sumber akurat yang patut di percaya(Bayu) ternyata tanah tersebut seluruh nya sudah bersertipikat (SHM) milik orang lain yang belum di jual-belikan kepada siapapun, karna nya pemilik sertipikat melalui Kuasa Hukum Sondang, SH., MH telah memperkarakan nya di Pengadilan Negeri (PN) Depok perdata perkara No.38/Pdt.G/2020/PN Dpk. terlapor Nalis (PT. Jaya Sampurna) dan kini sudah masuk pada Sidang saksi tergugat, oleh Hakim Ketua Majelis, Darmo Wibowo Muhammad, SH., MH. Hakim Anggota, Nanang Harjunanto, SH., MH. serta DR.Divo Ardianto, SH., MH. dan Panitra, Haryati, SH., MH. yang  namun sidang nya ditunda oleh Majelis Hakim lantaran saksi tergugat sakit dan sidang kembali akan digelar Senin, 4 Januari 2021 beragenda sedang saksi yang sekaligus sidang  lapangan terang Bayu dan Bayu juga mengatakan, kalau kini lokasi tanah nya sudah diratakan, lalu landasan surat apa yang dipakai dalam mengurus perijinan nya, terang Bayu yang merasa heran proyek bisa berjalan tanpa hambatan bahkan Brosur perumahan nya pun sudah beredar?. Tandas nya .

Ditempat terpisah, Herry Gumelar selaku Kepala Kecamatan Sawangan dengan tegas dia mengatakan, saya tidak pernah mengeluarkan surat apapun kepada PT. Jaya Sampurna,karna tidak ada laporan baik dari Ketua RT/Rw maupun Lurah,tegas Camat . ditempat terpisah Lurah setempat ( Hasan ) yang nampak tidak mau terkena himbas nya, dia mengaku belakangan dirinya sudah membuat surat kepihak Perijinan dan pihak perijinan akan tinjau lokasi, jelas Hasan, dan sebelum nya saya tidak tau ada pekerjaan proyek di lokasi itu,imbuh nya. sementara Nalis ketika dihubungi melalui WA tidak pernah menjawab.
Penulis : tim

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.