Prof. DR. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo IPU, Resmi Jadi Rektor Universitas Trilogi

Sotarduganews, Jakarta – Bertempat di Auditorium Kampus Universitas Trilogi, Jalan TMP  Kalibata No.I Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan Profesor DR. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo IPU dilantik oleh Subiakto Tjakrawardaya menjadi Rektor ke Universitas Trilogi untuk periode 2018 sampai 2022, dengan demikian Profesor Marsudi definiti menjadi Rektor baru oleh Ketua Yayasan Pengembangan Pembangunan Indonesia Jakarta (YPPIJ), Dr. (Hc). Subiakto Tjakrawerdaja ini berlangsung khidmat acacra seremonial ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan kampus di DKI Jakarta dan beberapa Tokoh Pendidikan.

 

Subiakta Tjarawerdaja  dalam sambutannya, Ketua YPPIJ berharap dengan kepemimpinan Rektor yang baru Universitas Trilogi bisa melesat lebih cepat. Diantarnya adalah untuk mewujudkan apa yang telah menjadi cita-cita dari lahirnya Universitas Trilogi.

“Kehadiran kampus ini adalah wujud dari obsesi Bapak Soeharto, yang waktu itu masih menjabat sebagai Presiden, yaitu agar masyarakat Indonesia semakin sejahtera, tanpa pengecualian. Semua rakyat harus makmur,” ujar mantan Menteri Koperasi zaman Orde Baru ini.

Dikatakannya, untuk diketahui, kehadiran Universitas Trilogi ini dipelopori oleh Prof. Dr. Haryono Suyono (Mantan Menko Kesra), Dr. (HC) Subiakto Tjakrawerdaya (mantan Menteri Koperasi dan UKM) dan Prof. Dr. Nasarudin Umar (mantan Wakil Menteri Agama yang sekarang sebagai Imam Besar Istiqlal) dengan semangat untuk mewujudkan impian dan harapan Pak Harto (alm.) Presiden RI kedua, mengenai kemandirian pangan dan energi nasional.

 

Di tempat yang sama, Profesor Marsudi ketika diwawancarai Media ini mengatakan,  Setelah selesai dari Perbanas banyak kampus yang melamar saya untuk menjadi Rektor, namun saya krucutkan jadi 5 kampus, akhirnya saya memilih Universitas Trilogi, karena Trilogi punya visi yang luar biasa dan bisa menghasilkan Sosio Teknopreneur, ujar Marsudi.

Dikatakan Marsudi, inilah yang di perlukan oleh bangsa untuk masa depan  orang yang bisa mengunakan technologi untuk mendayagunakan seluruh aset yang ada di bangsa ini sehingga menjadi produktif, lanjutnya, lalu bagaimana harus ada Sosio di depannya karena tugas mereka bukan hanya untuk kaya sendiri akan tetapi berusaha orang lain juga bisa kaya.

Masih kata Marsudi, Nadiem Anwar Makarim adalah seorang pengusaha Indonesia. Dia merupakan pendiri serta CEO Go-Jek, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring. Itu lah alasan saya tertarik di trilogi karena di trilogi bisa menghasilkan orang orang seperti itu
Bukan sekedar menghasilkan sarjana yang asal kerja, menjadi pegawai akan tetapi menjadikan sarjana sarjana yang bisa Sosio teknoreneur.

Visi saya menciptakan Sosio Teknopreneur, karena Universitas (Trilogi-red) ini sudah berjalan dari tahun 2013 tapi belun berjalan di rel yang benar, saya punya visi mau saya bawa ke rel yang benar sehinga kedepan trilogi dan menjadi universitas yang besar seperti jaman dulu waktu STEKPI jaya sekali tapi kemudian redup nah sekarang sudah saatnya trilogi itu bangkit kembali apalagi cita cita mendidik Sosio Teknopreneur kembali, target saya dengan 4 tahun Univeraitas ini bisa bangkit kembali dengan pengalamaku di Perbanas. terangnya.

Saya yakin karena Dosen disini dosen disini sangat memadai, yang kedua kampusnya besar dan bagus, yang ketiga, dukungan dari yayasan pengembangan indonesia jakarta itu sangat kuat baik itu dukungan pendanaan maupun dukungan moril itu full suport.

“Saya berharap semua Dosen Trilogi dapat berlari kencang mengikuti saya, agar apa yang saya rencanakan paling cepat 4 tahun atau paling lambat 5 tahun sudah bisa tercapai yakni Universitas Trilogi menjadi perguruan tinggi terkemuka”. Pungkas Marsudi.

Penulis  : Rachman

Mungkin Anda Menyukai