PPIR Kabupaten Bogor Serahkan Bantuan ke Daerah Korban Bencana Longsor di Kec. Nanggung

11 Januari 2020

Sotarduganews, Bogor — Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya ( PPIR ) Kabupaten Bogor yang diketuai oleh Ruslan menyerahkan bantuan logistik kepada dua desa di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang terkena bencana Longsor. Dari dua desa yang dikunjungi anggota PPIR, Kp. Cogrek, Ds. Parakan Muncang adalah yang terparah kondisi nya. Empat rumah di Kp. Cogrek Rt 02/03 rusak terkena reruntuhan tanah yang longsor dari atas bukit. Sebagian  jalan setapak menuju perumahan warga yang berada dia atas bukit yang sudah di semen terputus dan tertutup tanah longsoran sehingga menyulitkan warga yang hendak melintas menuju rumah nya.

Ada kejadian nekat yang dilakukan warga kp. Cogrek pada  saat longsor itu terjadi, yaitu sebagaian warga nekat  menebang pohon-pohon yang roboh pada saat kondisi tanah masih dalam keadaan bergerak. Ketua Rt 02. Aning Jakaria sudah mengingatkan warga nya uuntuk tidak berlaku nekat, namun warga tidak menghiraukan nya. Tindakan nekat itu dilakukan warga kampung karena mereka merasa jika pohon-pohon besar itu tidak segera ditebang maka dikhawatirkan pohon-pohon besar yang terseret tanah longsor itu akan menimpa kabel listrik dan tiang listrik yang ada di sisi bukit, yang bersebrangan dengan rumah penduduk dan akan menimbulkan masalah baru bagi mereka. Untunglah pada saat kejadian tidak ada korban jiwa.Pohon berhasil ditebang dan tidak ada yang menimpa kabel listrik yang kondisi nya masih menyala mengalirkan arus listrik tegangan tingg.

Selain bantuan berupa pakaian, makanan, minuman dan obat obatan, PPIR juga mengadakan periksa tensi darah kepada warga korban bencana, sebagian besar tensi darah mereka normal.

Kedatangan rombongan PPIR di kp Cogrek disambut oleh Ketua Pemuda Rosid, Atang Sanjaya, dan Ketua Rt 02. Aning Jakaria serta ketua Rw 03 kp. Cogrek Sarmat.

Dalam sambutan nya Atang Sanjaya nampak menangis terharu melihat para purnawirawan itu yang sudah sepuh namun semangat juang nya masih tinggi dalam membantu masyarakat yang terkena musibah. Bahkan saat mobil yang digunakan membawa barang logistik tidak kuat menanjak karena jalanan yg terjal, licin dan sempit serta jurang di sebelah nya, bapak bapak purnawirawan yang sudah sepuh itu rela turun dari mobil dan berjalan kaki menanjak sekitar 150 meter dengan napas tersengal menuju lokasi.

Namun mereka ikhlas melakukan nya.Saat masih aktif di militer mereka berperang melawan musuh negara menggunakan senjata,kini setelah pensiun mereka tetap aktip membantu masyarakat dan warga yang tertimpa bencana dengan tenaga dan kemampuan terbatas yang mereka miliki.Semoga apa yang dilakukan para Purnawirawan itu menjadi ladang amal untuk mereka.

Penulis : Ludy

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.