Parkir Mobil dan Motor Seenaknya Depan Defaree, Pendopo Bupati Bireuen

Sotarduganews, Bireuen — Sore hingga larut malam, parkir kenderaan roda dua dan empat mobil dan motor berbagai jenis,milik para pengunjung warung kopi di depan Defaree Pendopo Bupati Bireuen, sangat mengganggu bagi para pelintas pengguna jalan.

Hal ini terlihat jelas setiap hari sore sampai larut malam, warung kopi Defaree yang letak di sudut jalan  dua jalur ke arah Barat menuju Rumah Sakit Umum Daerah dr Fauziah Bireuen, padat kenderaan khususnya roda empat dan dua, padahal jalan agak tikungan ini sudah diberikan tanda dilarang parkir.

Sampai di tengah badan jalan itu, ternyata sampai kini masih berlangsung cukup lama, tanpa adanya perhatian dari penguasa Bireuen maupun pihak Satpol PP setempat, agar dapat dibubarkan atau ditertibkan hal ini, ujar Masri maupun Hasbi, warga Kota Juang Bireuen dalam keluhannya kepada media ini, Selasa (14/07).

Menang lokasi letak warung kopi itu, depan Tugu dan Lampu Pengaturan Lalu lintas jalan Kol Husein Yusuf, Depan Pendopo Bupati Bireuen ke Barat menuju Rumah Sakit Umum Daerah dr Fauziah, Utara menunju arah jalan Malahayati Kantor DPRK Bireuen dan Polsek Kota Juang Bireuen.

Juga arah belok kanan lampu hijau pengatur lalulintas atau Bundaran Tugu Bate Kureng terus ke masuk jalan Andalas Kota Bireuen, luput perhatian dari pihak petugas anggota Satpol PP setempat, apakah pernah ditertibkan atau biar saja, kami kurang faham, bilapun ada kenapa hal ini masih terjadi, tidak ada perhatian dari penguasa Bireuen atau Bupati Bireuen Muzakkar A Gani dan Satpol-PP.

Yang sangat menyolok mata dibiarkan parkir kendaraan roda empat dan roda dua itu,sampai di badan jalan tikungan, cukup berbahaya penggunaan jalan itu,sebab jalan sisa parkir ini beberapa meter tersisa luas jalan,kanan sudah terhalang tembok dua jalur begitu, kata pengguna jalan saat media ini melihat mengeluh setiap hari tanpa adanya perhatian dari Bupati Bireuen Muzakkar A Gani bersama jajarannya, dihalangi puluhan motor atau honda dan mobil pribadi berdiri gagah di tengah tikungan jalan itu, bagi petugas parkir hanya  pemasukan sebanyak mungkin kutipan parkir itu. ujar Masri bersama petugas parkir di hubungi.

Seharusnya baik Satpol PP bersama petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen, bila sudah ditertibkan tidak dipatuhi pemilik mobil, segera gembok mobil itu, agar jera bagi pemilik mobil dan motor, tambah Hasbi, emilik kendaraan roda empat dan roda dua yang dihubungi media ini secara terpisah di lokasi saat selah selah minum kopi, memang harus dijalan kita parkir karena banyak kenderaan, terpaksa kami parkir di bahu jalan dan petugas tidak.

Dilarang kami, sebaiknya pemilik warung kopi Defaree ini, sewa halaman Pendopo Bupati Bireuen, minta sama Muzakkar A Gani, untuk khususnya untuk parkir bagi kendaraan bermotor, milik penikmat kopi di warung kopi itu, sebut sejumlah pemilik ranmor itu, diwakili Nova dan Eliana.

Camat Kota Juang Bireuen Drs Jalaluddin, yang konfirmasi hal ini, itu urusan pihak Satpol-PP bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen dan untuk lebih jelasnya, coba hubungi Kabid Tatip Satpol-PP Bireuen Memet, dihubungi media ini, alat komunikasi handphone Selasa (14/07)pukul 14:30 wib, benar hal parkir ini, seenaknya di depan Defaree puluhan roda dua dan empat ditengah badan Jalan.

Dengan waktu dan tenaga terbatas, akan kita tertipkan, bahkan saran Memet, Besok Rabu(15/07) di ruangan oproom Kantor Pemerintahan Kabupaten Bireuen di Cot Gapu Bireuen akan diadakan presentasi soal itu dengan Bupati Bireuen bersama jajarannya dan mengajak media ini untuk sama sama kita dengarkan, wejangan itu bersama atasannya, ungkap Memet, dengan suara lembut dan serak

Penulis : Rizal Jibro

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.