MTQ XXXV Tingkat Kemukiman Geulumpang Baro Peusangan Matanggeulumpang Dua Bireuen Ditunda Antisipasi Virus Corona

Sotarduganews, Bireuen — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXV, Tingkat Kemukiman Matang Geulumpang Baro, Kecamatan Peusangan Matanggeulumpang dua, Kabupaten Bireuen, yang telah dibuka Oleh Plt Bupati Bireuen ditunda sampai batas waktu 10 sampai 15 hari kedepannya.

Ditundanya pelaksanaan MTQ tersebut,menurut Imum Mukim Matang Geulumpang Baro H Muchlis Amus, M.Si, dalam keterangan kepada media ini, Selasa Siang(17/03/20), menyebutkan bahwa menghormati ada himbuaan atau surat edaran dari Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, untuk menunda sementara kegiatan keramaian bagi warga masyarakat.

Maka pihaknya tambah Muchlis Amus didampingi Hasbi, S.Pd., MPd Kepala SMPN 1 Peusangan, harus kita tunda pelaksanaan MTQ itu,direncanakan mulai 15 sampai 20 Maret 2020, setelah pembukaan Minggu Malam (15/03/20), 0leh Plt Bupati Bireuen diwakili Husiani,hanya terlaksana dua cabang Tilawatil Qur’an putra Putri dari 15 cabang yang diperlombakan.

Berarti ada 13 cabang lagi yang belum dilanjutkan, mengingatkan himbauan dari Plt Gubernur Aceh,untuk antisipasi virus corona, bagi warga masyakarat tidak melakukan berbagai bentuk keramaian, oleh karena itu pihaknya Imum Mukim Matang Geulumpang Baro bersama sembilan Geusyeik bersama panitia pelaksana MTQ tersebut juga tokoh masyakarat.

Telah sepakat menunda pelaksanaan MTQ Tingkat Kemukiman Matang Geulumpang Baro, bahkan sudah melaporkan kepada Camat Kecamatan Peusangan, juga menyarankan untuk menunda kegiatan ini, sesudah ada dari titik terang soal virus corona mereda  dan pihak Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Pemerintah Provinsi Aceh, sudah ada instruksi bisa dilaksanakan pada tempat keramaian baru kita lanjutkan.

Bahkan juga sejak kemarin (Senin, 15/03/20),semua jenjang sekolah di seluruh Provinsi Aceh dan Kabupaten Bireuen, diliburkan selama 14 hari kedepan, begitu pula pihak donatur, warga masyarakat bersama anak anak peserta Qari dan Qariah,diminta mohon maaf atas penundaan ini, tegas H Muchlis Amus yang juga dosen senior dari Universitas Almuslim Peusangan Matanggeulumpang dua Kabupaten Bireuen.

Penulis : Rizal Jibro

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.