Minat Transaksi Warga Bireuen Menurun, Selain Harga Melonjak Juga Soal Virus Corona

Sotarduganews, Bireuen — Selama memasuki bulan Maret 2020,warga masyakarat merasa cemas dan gundah, karena selain harga sembako melonjak juga pengaruh merebaknya virus corona, sehingga minat transaksi jual beli berbagai jenis barang menurun.

Hal ini sebagaimana hasil operasi media ini, Rabu Sore (18/03/20) pada sejumlah toko sembako, penjualan bahan bangunan termasuk tempat supermaket dan swalayan,pada kecamatan kecamatan dan dalam kota Bireuen itu sendiri, Kabupaten Bireuen.

Dengan merebaknya wabah virus Corona atau Covid-19, khususnya di Provinsi Aceh dan Kabupaten Bireuen, apalagi banyak himbauan dari Pemerintah Provinsi Aceh, berbagai jenis jenjang sekolah sampai Perguruan Tinggi diliburkan mulai 16 hingga 30 Maret 2020, dan penundaan kegiatan pada warga masyakarat di larang kumpul-kumpul secara kelompok, pada suatu kegiatan baik siang maupun malam hari.

Bagi kami pedagang cukup pengaruh terutama pedagang sembako,selain  harga melonjak berbagai jenis barang menurut, Harun (47) kini agak sepi pembeli juga bagi pedagang berbagai jenis bahan bangunan sebagai mana diakui Kamaruddin (54), karena merebak virus Corona juga bisa menurunnya transaksi jual beli, pada warga masyarakat setempat.

Apalagi sebagian besar sembako dan bahan bangunan naik, bagi pedagang makan khusus di lembaga sekolah sekolah, sejak libur sekolah, tidak berjualan berbagai jenis makanan dan minuman ringan, sebab lokasi keramaian tidak bisa jualan termasuk bagi siswa berbagai sekolah yang merupakan konsumen dari pedagang keliling dan tempat usaha terpaksa harus tutup, ujar Muhammad Nur.

Setiap hari pedagang jajanan anak anak sekolah bisa mendapatkan keuntungan bervariasi mulai Rp 75.000 sampai Rp 95.000 /hari, sudah cukup untuk biaya hidup rumah tangga, kegiatan misalnya pertandingan bola kaki, Musabaqoh Tilawatil Qur’an, Dakwah Keagamaan pada malam hari ditiadakan sehingga ruang gerak usaha ekonomi rumah tangga lumpuh total, tambah Fadli, yang berjualan bakso.

Seleksi pemain PSSB, di Stadion Cot Gapu Bireuen, juga ditunda ujar Ketua Umum PSSB H Mustafa A Geulanggang, sampai batas tidak ditentukan, mengingat surat Eurat Edaran dari Askab PSSI Kabupaten Bireuen dan Pemerintah Provinsi Aceh.

Bahkan pula Musabaqoh Tilawatil Quran XXXV Tingkat Kemukiman Matang Gelumpang Baro, Kecamatan Peusangan Matanggekumpangdua, Kabupaten Bireuen,juga harus ditunda, sebagai mana diakui H Muchlis Amus, M.Si, Mukim Matang Gelumpang Baro Peusangan,yang seharusnya 15 Sampai 20 Maret baru malam pembinaan besok malam ditunda dengan ada surat dari Pemerintah Provinsi Aceh, antisipasi virus Corona pada warga masyarakat, ujar Muchlis Amus.

Itu merupakan sebagian kecil ruang gerak warga masyarakat dibatasi untuk antisipasi virus Corona, yang merupakan makhluk Allah SWT, mencoba hambanya dengan ketakutan dan panik, salah satu cara kita harus bertaqwa kepada-Nya, dengan cara berdoa shalat lima waktu secara berjamaah di masjid dan meunasah, tambah Hasbi, S.Pd., M.Pd. Kepala SMPN 1 Peusangan.

Lain lagi pendapat Mahaguru Masri Yoga, ahli peracik ramuan obat herbal segala penyakit, warga Juli Tambo Tanjong Kabupaten Bireuen, warga masyakarat jangan panik harus percaya penyakit ini virus Corona,ujian bagi umat Islam, makanya dianjurkan untuk baca Ayat Ayat Suci Al-Qur’an salah satunya ‘Waqulja’ujar Masri Yoga, singkat yang dihubungi secara terpisah.

Penulis : Rizal Jibro

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.