Jualan Makanan Minuman Buka Puasa, Tempat Terlarang Kerumunan Massa Macet di Bireuen

Sotarduganews, Bireuen — lokasi jualan makanan Minuman ringan  buka puasa,ditempat terlarang untuk cegah Covid-19, di lokasi Reks depan Meunasah Kota, mecet lalu lintas walaupun pada titik lokasi Simpang Empat Gampong Geudong Geudong samping Gereja.

Dijaga beberapa petugas anggota Satlantas Polres Bireuen, sebagaimana pengamatan media ini, Jum’at Sore (24/04) sekitar pukul 17:15 wib, kerumunan massa semakin bertambah, warga masyarakat ingin membeli makanan dan minuman yang dijual bebas.

Warga masyakarat sudah menjadi tradisi setiap bulan suci ramadhan tiba, datang ke Kota Bireuen, dari berbagai Gampong dengan naik sepeda motor dan mobil pribadi, untuk membeli bahan buka puasa, jelas Abdul Aziz bersama Hamsani, warga Kota Juang Kabupaten Bireuen.

Makan buka puasa yang dijual oleh pedagang dadakan ini dari kalangan ibu rumah tangga di berbagai jalan protokol dalam Kota Bireuen, menjadi perhatian semua pihak,yang buka setelah shalat ashar sekitar pukulan 16:15. wib. sampai tibanya buka puasa,baru tutup.

Menurut Nurhayati bersama Afni, pedagang pecal di lokasi terlarang zone merah di Rumah Bireuen, tidak ada yang melarang saya tetap jualan seperti orang lainnya, walaupun berkerumunan massa untuk mencegah Covid-19, tidak ada larang dari pemerintah kabupaten Bireuen.

Orang di sini beli makanan kue dan minuman ringan, cukup banyak tidak yang ada petugas melarangnya, tambah Ali Imran, pedagang air tebu bersama Syamsuddin, pedagang musiman kue basah ada yang dihargai Rp 1000 sampai Rp 2000/, potong.

Namun macetnya kenderaan lalulintas, bertambah semarak dalam suasana bulan puasa Ramadhan ini, ini baru hari pertama sampai berakhirnya tiba hari Raya Idul Fitri, lebih macet lagi, sebut Marwan,yang penting semua kita jaga situasi jangan ada berjangkit wabah virus corona ini, warga diharapkan pakai masker.

Penulis : Rizal Jibro

Editor. : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.