Jalan Protokol Kota Bireuen Berlubang Sampai ke Kantor Camat Kuala

Sotarduganews, Bireuen — Warga Kota Bireuen sampai Warga bersama aparatur sipil negara pada Kantor Camat Kuala, Kabupaten Bireuen sangat menyayangkan, Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bireuen, sama tidak memperhatikan .

Layanan kebutuhan publik, termasuk jalan lintasan Ramai Kota Bireuen sampai keramik Teras Kantor Camat Kuala Bireuen, menurut pengamatan Media ini, Sabtu (18/07)  dan penjelasan beberapa warga, sudah hampir satu tahun ini.

Jalan kota jantung hati rakyat di Bireuen, berlubang ada empat titik, menunggu para pelintas kenderaan roda dua dan empat, terperosok sebab persis ditengah jalan menggaga lubang besar, menunggu kecelakaan lalulintas, mungkin baru diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen, ujar Saiful bersama Syafruddin, warga kota juang Bireuen dalam keluhannya.

Tamu datang  untuk ke pusat kota, harus melintasi dua jalan Andalas dan Ramai untuk warga untuk membeli nasi bebek dan penikmat kopi dari sejumlah warung Kopi, harus berhubungan dengan jalan itu, ternyata ada beberapa titik lubang menunggu mangsanya apalagi pada siang dan malam hari ramai dikunjungi tamu dan warga.

Kadangkala, terperosok juga kendaraan dua, seperti kejadian banyak sebelumnya, jelas Saiful dan Saifuddin, ringsek roda dua tidak disadari ada lubang di tengah jalan Kota Bireuen, menirukan bagi pemakai kenderaan sepeda motor Scoopy, merah itu tahun 2016, korban sekian kalinya, jadi sampai terjadi kejadian selanjutnya selanjutnya, baru Bupati dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bireuen, diperbaiki

Begitu pula Teras Kantor Camat Kuala, Berlubang pula, sampai kini belum diperbaiki, terlihat jelas dua lubang akibat lantai keramik hancur lebur ditengah lantai teras itu, pengamatan wartawan media ini, saat berkunjung ke kantor itu, sampai aparatur sipil negara karyawan  dan warga termasuk Keusyeik yang sering berhubungan mengeluh.

Kenapa pihak yang wewenang belum memperbaiki lubang retaknya keramik itu di kantor Camat Kuala dan Jalan protokol kota Bireuen ini !, hanya bila diperbaiki tidak menghabiskan milyaran rupiah, tambah Miswar, warga Gampong Cot Bate Kuala Bireuen.

Camat Kuala Bireuen, Musni Syahputra, ketika dikonfirmasikan hal ini, memang benar dua lubang  pecah keramik belum diperbaiki, hal ini sering truk atau mobil pickup, bongkar dan muat  barang bantuan, saat kasus pandemi virus corona atau Covid-19 atau lainnya, untuk disalurkan kepada warga.

Lubang ini pecah keramik saat melintas truk colt dan pickup, sehingga terlihat ada kesan masih dibiarkan,

Penulis : Rizal Jibro

Editor. : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.