Gimana Bupati Bireuen, Putra Putri Malam Tak Pakai Masker

Sotarduganews, Bireuen — Umumnya putra dan putri malam sekitar pukul 22.00 wib, Sabtu (01/08), setiap sudut warung kopi dan caffe di Kota Bireuen penuh sesak warga menikmati suasana malam bersama kawan kawan maupun keluarga, umumnya tidak jaga jarak dan yang paling ironi lagi putra putri malam ini, sama sekali tidak pakai masker.

Terlihat jelas di warung warung kopi, begitu pula di depan Tugu Juang Kota Bireuen, dilarang berjualan mainan anak-anak dan segala jenis kembang api bahwa warga duduk berkurumun di atas tugu, santai menikmati suasana angin malam tidak pakai masker, padahal sudah dihimbau Pemerintah Kabupaten Bireuen  dan Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, semua harus pakai masker.

Baik di pasar, swalayan, warung kopi dan caffe,harus jaga jarak sesuai Prokoler Kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan bersama, apakah masker  wajah harus dipakai setiap warga berpergian, tambah Mawardi bersama Jakfar, warga setempat,saat melihat fenomena suasana malam dua hari raya idul adha  1441 hijriah tahun 2020.

Sebagai mana direkam media ini, warga yang pakai masker wajah, merasa sesak melihat umumnya warga tidak pakai masker, kita yang pakai masker tidak ada arti dari kurumunan warga, sebut Andy bersama Halimah, kedua suami istri, yang ditanyai hal.

Bupati Bireuen Muzakkar A Gani melalui Juru bicara Husaini, uang dihubungi di pusko Covid 19 di Pendopo Bupati Bireuen tidak berhasil dalam suasana lebaran ini, menurut petugas  jaga, membenarkan banyak tidak pakai masker malam saat lalu-lalang pakai kenderaan roda dua dan warung kopi penuh warga.

Penulis : Rizal Jibro

Editor. : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.