Gereja Katolik Ruteng Sambut Gembira Kehadiran Kemen PUPR

Sotarduganews, Ruteng Flores — Gereja Katolik Keuskupan Ruteng, Manggarai –Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambut gembira kehadiran Kementerian PUPR yang diwakili Koordinator Jabatan Fungsional Hubungan Media, P. Yudyantoro, SH., MPA Biro Komunikasi Publik Sekretariat Jendral Perumahan Rakyat, pada acara syukuran peletakan batu pertama Wisma Pastoral Dekenat Borong di Ruteng Kamis, (10/09/2020) malam.

Yudi Saat dipakaikan selendang

Hangatnya suasana penuh kegembiraan itu terpancar dari sambutan pihak Gereja melalui acara Adat Manggarai lewat Kepok, gelar tarian dan pengalungan slendang dan pengenaan topi pada rombongan PUPR yang dipimpin pejabat kementrian Yudiantoro.

Pertemuan antara Pemerintah dan Gereja yang diinisiasi Romanus Ndau Lendong, S.Fil,. M.Si atas nama Komisi Keterbukaan Informasi (Publik) Pusat ini telah menghadirkan Yang Mulia Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr dengan jajaran Imam dari pihak Gereja Ruteng, dan Pemerintah Pusat lewat Kementrian PUPR yang diwakili Yudiantoro dan beberapa pegawai lainnya. Sebagai corong keterbukaan, Roman Ndau (sapaan akrab kandidat doktor bidang Lingkungan ini) mengikutsertakan beberapa jurnalist dari pusat yang bertugas meliput dan mempublikasikan jalannya acara tersebut.

Mgr. Siprianus Uskup Keuskupan Agung Ruteng saat memberi sambutan selaku tuan rumah

Dalam sambutan penerimaannya Uskup Sipri menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemen PUPR melalui Yudiantoro dan rombongan yang mewakilinya atas perhatian dan bantuan tulus kepada Umat Katolik Keuskupan Ruteng yang terbersit lewat pembangunan Wisma Pastoral yang sudah sedang berjalan saat ini. Uskup Hormat pun mengharapkan semoga pembangunan Wisma berjalan lancar dan tidak hanya sampai di Wisma itu tetapi masih terus berlanjut pada kebutuhan umat lainnya. “Melalui penerimaan secara adat Manggarai ini, kalian semua sudah diterima masuk dalam dan sebagai keluarga besar Manggarai. Semoga kita selalu saling membantu dalam berbagai hal kebutuhan umat yang adalah juga warga bangsa ini”, ungkap mantan Direktur Eksekutif KWI itu.

Lebih lanjut Uskup Siprianus yang baru ditahbiskan sebagai Uskup Ruteng bersamaan dengan munculnya pandemi Covid-19 ini menekankan pentingnya kerja sama jejaring antara Gereja, Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Karena hanya dengan dan melalui kerja sama yang solid masyarakat dapat menikmati apa yang dinamakan kesejahteraan itu.

Yudi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat penuh kekeluargaan, sekaligus mengamini apa yang disampaikan Uskup Ruteng ikhwal sinergisitas tersebut dan secara tegas menyatakan untuk itulah kehadiran PUPR yang diwakilinya ke tengah masyarakat Manggarai. “Kehadiran kami memang untuk mendorong terjadinya kerjasama pembangunan infrastruktur untuk tiga wilayah penyangga Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premiaum agar segera terlaksana”, ungkap Yudi.

Hadir pula dalam acara doa dan syukuran malam itu Kepala Sub Bagian Umum dan Tata Usaha Balai Penyedia Pelaksana Perumahan NT II Provinsi NTT, Anwar Djaja, ST selaku pengawas pembangunan Wisma Pastoral Borong atas biaya APBN tersebut. Anwar sekilas menggambarkan proses pembangunan wisma sekaligus membagi cerita akan adanya ketersediaan Rumah Khusus (Rusus) dan Rumah Susun (Rusun) bagi warga yang membutuhkan seraya memperlihatkan foto beberapa contoh rumah warga kurang mampu yang sudah dan sedang dibangun di wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Penulis : bernad

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.