Dua Partai Besar Siap Dukung H. Rasyidi untuk Sumbawa 1

Sotarduganews, Sumbawa NTB — Walau data pendukung pasangan bakal calon [Balon] perseorangan H. Rasyidi dan H. Sudirman yang telah dilengkapi dan sudah diterima melalui aplikasi Silon KPU sesuai tahapan Pilkada Serentak, namun pasangan Balon ini tetap ditolak panitia sleksi KPUD Sumbawa lantaran terlambat 5 menit menyerahkan data fisik sebagai pendukung data di Aplikasi Silon yang sudah masuk dan diterima pada pukul 23.45 waktu setempat di hari terakhir itu.

Demikian disampaikan Tim Balon perseoragan Rasyidi dan Sudirman pada Jumat, [14/08/2020] kepada Sotarduganews di Sumbawa. Akibat penolakan itu Tim pemenangan dan masyarakat pendukung yang telah bersusah payah bergerak mengumpulkan Copyan KTP dari satu wilayah ke wilayah lainnya melintasi desa dan kecamatan umumnya merasa kecewa.

Akan tetapi kabar baiknya, lanjut perwakilan Tim, Pasca ditolak KPUD Sumbawa dari jalur independen, pasangan bakal calon [Pasbalon] kini menjadi ‘buah bibir’ alias ramai diperbincangkan masyarakat dan perhatian publik sehingga membuahkan ‘saling lirik’ antara calon kandidat dengan partai politik di wilayah itu.

Dua partai besar kabarnya menruh perhatin serius kepada balon yang disinyalir memiliki masa riil mencapai lebih kurang 60 ribu itu. Sebaliknya Sang balon pun melalui tim pemenangannya terus mengadakan pendekatan sehingga diyakini akan mencapai titik temu dan segera diumumkan dalam waktu yang tidak lama lagi.

Kepada para pendukung yang sejak awal sudah mengumpulkan KTP secara suka rela, melalui Tim pemenangan Balon berharap untuk tetap tenang dan terus kompak sambil berdoa di detik-dtik terakhir perjuangan pencalona ini agar dapat membuahkan hasil sesuai harapan.

Para pendukung diharapkan pula untuk tidak terprovokasi dengan hasutan-hasutan sebagai manuver politik pihak lawan yang dapat menimbulkan gesekan dan konflik horisontal yang justru berefek buruk pada Balon yang dijagokan.

Menurut Tim Pemenangan, jika pun ada perombakan pasangan Balon yang diharapakan menjadi calon untuk ikut ‘bertempur’ pada pertarungan merebut Sumbawa 1 di Pemilukada serentak 09 Desember 2020 mendatang, sesungguhnya harus diterima dengan lapang dada dan jiwa besar. Terpenting pasangan itu nantinya jika dikehendaki Tuhan dan dipercaya rakyat mampu membawa Sumbawa ke era indutrialisasi, dan menata Kabupaten Sumbawa yang berkeadilan menuju kesejahteraan masyarakat ‘tana tau samawa’ yang terlahir dari bahasa “SAMA DAN MAWA” yang mengandung Filsafah Relegius.

“Sama” berarti kita semua, sedangkan kata “sa” nya memaknai himbauan atau ajakan, misalnya ‘ma tu saling satokal, saling bada, saling sarungan serta tu saling satingi. Sedangkan “Mawa” merupakan nilai solidaritas, rasa peduli satu sama lainnya di tuangkan dalam bentuk sosial, jelmaan dari saling ene, saling totang, saling jango. Akibàtnya saling memberi dan menerima. Filosofi inilah yang dipegang teguh dan menjadi dasar pijakan dan mendorong semangat Bapaslon membawa tana tau samawa menuju gerbang kesejahteraan.

Penulis : Junaedy Messa
Editor : bernad

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.