Demi Prestasi dan Harga Diri, Terus Persiapan Mulai Rumah PSSB Sampai Dukungan Warga

Sotarduganews, Bireuen — Nampaknya Pengurus PSSB, terus bangkit 2020, menjadi kenyataan setelah rapat perdana penyusunan Pengurus masa bakti 2020 sampai 2024, yang akan dilantik pertengahan Februari terus membuat persiapan.

Agar “Prestasi  dan Harga Diri”, sebagai motto PSSB Kabupaten Bireuen, bangkit kembali setelah tujuh tahun terpuruk, kini saatnya dibawah Kendali Ketua Umum Drs. H Mustafa A Geulanggang bersama Sekretaris Umum Tarmizi Hamid dan lainnya, “maju tak gentar”.

Untuk meraih prestasi mulai dari bawah harus merangkak,agar PSSB dapat jaya kembali, sebut sejumlah pengurus PSSB, yang dihubungi di celah celah kesibukan membenah Rumoh Baru PSSB, di Kompleks Graha Buana Hotel Bireuen.

Juga dukungan dari berbagai kalangan masyarakat dari berbagai Gampong di Bireuen, sampai gaung tercium PSSB akan bangkit dan Prestasi Harga Mati, keseluruhan Provinsi Aceh bahkan Nusantara, menjadi semangat bagi pengurus untuk bekerja dalam menghadapi event, pelantikan direncanakan Ketua PSSI Pusat.

Sudah itu menurut pantauan media ini, Selasa Sore (28/01/20),pengurus bidang masing-masing sibuk lobi kalangan club ternama untuk buat pertandingan “amal pssb”, rencana Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Persidi Idi dan club bergengsi lainnya,di Stadion Cot Gapu Bireuen.

Yang paling menggembirakan kami,tambah sejumlah pengurus dukungan dari warga masyarakat luar biasa, sampai mantan pemain, pengurus lama PSSB, bahkan kalangan pemerintahan,termasuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen Rusydi Muchtar.

Ketua Umum PSSB Drs. H Mustafa A Geulanggang,yang juga mantan Bupati Bireuen, 2001 sampai 2006 lalu, yang ditanyai hal ini, bertambah “semangat  dalam menjalankan prestasi dan harga diri” untuk PSSB, agar tahap perdana “turun tanah” mulai merangkak kembali dari Liga III sampai Liga I Indonesia, puncak kejayaan masa lalu harus kita rebut kembali.

Maka,pengurus harus kerja keras dan dukungan semua pihak agar kepercayaan masyarakat khususnya “pecandu bola”saran dan kritikan membangun sangat diharapkan menjadi tolak ukur keberhasilan PSSB bukan saja dari pemain juga dari pengurus “doa restu” dari kalangan para ulama dan Umara.

Penulis : Rizal Jibro

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.