Delapan RW di Kelurahan Pabuaran Kecamatan Bojong Gede ‘Diserbu’ Covid-19, Kabupaten Bogor Tembus Angka 478 Pasien

Sotarduganews, Bogor — Lurah Kelurahan Pabuaran Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor, Romli, S.Sos yang sampai bulan Juli masih optimis warga masyarakatnya lolos dari ‘intaian’ Covid – 19, namun kini, di hari-hari ini harus sujud syukur penuh kerendahan hati mengakuinya bahwa semuanya ini di laur kuasanya. Karenanya sebagai orang nomor satu di kelurahan yang beranggotakan lebih dari 30 ribu penduduk, dirinya hanya menghimbau agar semua warganya harus menaati protokol kesehatan sesuai arahan gugus tugas, karena sudah ada 8 warga dari 8 keluarga yang tersebar di 8 RW yakni RW.01, 05, 06,08, 13, 15, 16 dan 17 telah terdeteksi positif Covid-19 dari hasil Rapiet Tes /Swab di kantor kerja masing-masing yang hampir semaunya di Jakarta.

Untuk memastikan sekaligus mengantisipasi penyebarannya/penularannya, terang Lurah Romli, sudah dilakukan Swab terhadap 30 orang anggota keluarga dari 8 pasien positif tersebut . Dan masing-masing keluarga dari 8 warga kelurahan itu sudah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing bersama anggota keluarganya.

“Yang terkena Covid -19 sebanyak 8 orang dari 8 kepala keluarga dilaksanakan Swab anak suami dan orang oleh puskesmas sebanyak 30 orang. Rata- rata bekerja di Jakarta diadakan rapites /Swab di tempat bekerja diduga terkena dari rumah sakit yang memeriksa langsung lapor ke Dinkes Kabuapaten, dari Dinkes ke Puskesmas Bojonggede”, tulis Lurah Romli melalui WA kepada Sotarduganews Senin, (24/08/2020).

Ditegaskan Lurah Romli, selain laporan hasil Rapiet Test/Swab dari kantor tempat kerja di Jakarta, tidak cuma 8 orang positif, tetapi semua anggota keluarga masing-masing juga diikutsertakan dalam Swab oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor demi memastikan hasilnya. Hingga hari ini belum ada informasi tentang hasil Swab tersebut, semua kita masih menunggu. “Sudah di Swab dari Dinkes dan di isolasi mandiri menunggu hasil Swab dari Dinkes”, tutur Pa Lurah menjawab pertanyaan Sotarduga perihal sejauh mana penanganan terhadap para pasien.

Berhadapan dengan kenyataan yang bukan barang baru ini, Lurah Pabuaran beserta Gugus Tugas sosilialisasi melalui pertemuan para ketua RW dan RT dan disampaikan setiap ada acara pertemuan agar melaksanakan protokol kehatan untuk menhindari penularan. Diantarnya memakai masker,mencuci tangan, menjaga jarak dan imun yang kuat melalui makan vitamin, olahraga, berjemur di pagi hari serta banyak berdoa.

“Disosilialisasi melalui pertemuan para ketua RW dan RT dan disampaikan setiap ada acara pertemuan agar melaksanakan protokol kehatan untuk menhindari penularan. Diantarnya memakai masker,mencuci tangan, menjaga jarak dan imun yang kuat melalui makan vitamin, olahraga, berjemur di pagi hari serta banyak berdoa”, demikian ungkap Lurah menghimbau.

Sementara pada Sabtu, (22/08/2020) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bogor mengumumkan 15 tambahan kasus positif Covid-19. “Hari ini terkonfirmasi 15 tambahan kasus baru positif Covid-19, total menjadi 478,” ujar Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, Rabu (22/7/2020) malam.

Tambahan kasus positif adalah perempuan 65 tahun asal Kecamatan Ciampea, perempuan 51 tahun Ciampea, laki-laki 57 tahun Gunung Putri, laki-laki 37 tahun Gunung Putri, laki-laki Gunung Putri, laki-laki 79 tahun Gunung Putri, laki-laki 28 tahun Parung Panjang. Laki-laki 5 bulan Caringin, laki-laki 7 tahun, Cibinong, laki-laki 31 tahun Cibinong, perempuan 32 tahun Kemang, laki-laki 38 tahun Cileungsi, laki-laki 38 tahun Cileungsi, perempuan 11 tahun Cileungsi, laki-laki 8 tahun Cileungsi.

Sementara itu pasien sembuh 288 orang, meninggal 22 orang, positif yang masih dirawat 164 orang. Orang Dalam Pantauan (ODP) 26 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 179 orang. PDP meninggal 154 orang.

Penulis : bernad

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.