Cegah Virus Corona, Warga Bireuen Banyak Konsumsi Buah Lokal

Sotarduganews, Bireuen — Untuk mencegah dampak virus corona,warga Bireuen, banyak Konsumsi buah buahan lokal, apalagi harga terjangkau juga kondisi cuaca panas selama ini di wilayah tersebut.

Hal ini sebagaimana dijelaskan sejumlah pedagang buah buahan di Pasar Rakyat Moderen lokasi Gampong Geulanggang Gampong Cureh, Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, selama maraknya kasus virus corona, warga banyak membeli buah buahan lokal.

Dijakini untuk tangkal virus corona, juga cuaca panas di kawasan Kabupaten Bireuen, makanya buah lokal selain harga masih terjangkau, petani mendapat untung besar, sebab panen berbagai buah-buahan di Gampong, tepat waktu soal berjangkitnya virus corona ini, ujar Tgk Mahmudi (45) pedagang buah, kepada media ini Kamis sore (19/03/20), yang dihubungi secara terpisah.

Sejumlah pedagang buah mengatakan, buah lokal berupa pepaya dihargai Rp 15.000/buah, pisang barangan Rp 12.000 sampai Rp.15.000/sisir, nenas Rp 10.000 sampai Rp 13.000/buah, sawo Rp 17.000/kg, manggis Rp 22.000/kg.

Alvokat Rp 15 sampai Rp 18.000/kg, jeruk manis Rp 12.000 hingga Rp 20.000/Kg, salak Bali Rp 13.000/kg, salak Sidempuan Rp 12.000/kg, semangka Rp 6000/Kg, mangga menurut jenis Rp 12.000. sampai Rp 22.000/kg.

Buah naga Rp 17.000/kg, timun Rp 5000/kg, durian bervariasi harga dari Rp 20.000 sampai Rp 60.000/buah dan buah lainnya, sampai buah jeruk Bali adalah matang Rp 20.000 sampai Rp 30.000, yang intinya buah buahan kini cukup banyak digemari warga masyarakat, diyakini bisa mencegah virus corona.

Sejumlah tenaga medis yang bertugas di rumah sakit di konfirmasi hal ini, menyebutkan bahwa semua buah cukup baik dikonsumsi dalam suasana apapun, seperti sekarang ini cuaca panas dan banyak minum air putih, begitu pula dalam kasus merebak virus corona atau covid-19 ini, buah segar lokal lebih utama dimakan, selain khasiat buah anggur, pier, apel dan juga buah lainnya berasal dari luar negeri.

Yang penting, menurut dokter ahli gizi, air putih dan buah, cukup baik dalam suasana ini, bahkan jangan lupa cuci tangan sabun antiseptik dan pakai masker, setiap kita berhubungan dengan keramaian, pergi ke pasar dan lainnya, sebut salah seorang dokter muda, yang tidak mau disebutkan namanya, saat media ini menanggapi buah buah lokal digemari warga selama ini.

Penulis : Rizal Jibro

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.