Cegah Abrasi Pantai di Gorontalo Utara, Kementerian PUPR Bangun Pengaman Pantai Sea Wall Atinggola

Sotarduganews, Jakarta — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pekerjaan pembangunan Pengaman Pantai Sea Wall Atinggola. Bangunan dengan total panjang 700 meter di Dusun Malagoso tersebut demi mencegah terjadinya abrasi pantai yang dapat merusak wilayah penghasil ikan di Gorontalo Utara itu.

“Pengaman pantai ini akan melindungi pantai dari resiko abrasi dan erosi akibat terjangan ombak. Ini akan melestarikan vegetasi dan kawasan permukiman nelayan di sekitar pantai,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagaimana dirilis PUPR, 30 Desember 2020 – SP.BIRKOM/XII/2020/607 yang diterima Sotarduganews Rabu (30/12/2020) malam.

Dijelaskan bahwa Pembangunan Pengaman Pantai Sea Wall Atinggola dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo bertujuan untuk menahan abrasi dari terjangan gelombang pantai yang terus menggerus permukiman warga serta fasilitas umum di Dusun Malagoso yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

Kepala BWS Sulawesi II Gorontalo Naswardi mengatakan, konstruksi pembangunan Pengaman Pantai ini memiliki panjang 700 meter, dengan breakwater sepanjang140 meter, menggunakan beton sea wall K225. Konstruksinya mulai dikerjakan tahun 2019 hingga 2020 dengan anggaran sebesar Rp. 9,6 miliar.

Ditambahkan pula bahwa pembangunan pengaman pantai ini menjadi spot wisata baru di Kabupaten Gorontalo Utara karena dibangun dengan memperhatikan unsur estetika yang sangat indah sehingga akan menjadi salah satu tempat wisata di Gorontalo Utara. Hal ini didukung oleh kekayaan alam bawah laut di Dusun Malagoso tidak diragukan lagi, karena pantai ini merupakan tempat bagi rombongan penyu untuk singgah ketika migrasi ataupun bertelur.

“Saya harap, masyarakat dapat menjaga dan memelihara bangunan pengaman pantai ini agar dapat terus bermanfaat dan menarik perhatian wisatawan baik lokal, nasional maupun mancanegara,” jelasnya.

Sumber : Biro Komunikasi Publik (Kementerian PUPR)
Editor : bernad

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.