Bupati Kampar: Mari Bersama Putus Mata Rantai Penyebaran

Sotarduganews, Kampar — Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH yang diwakili Sekretaris Daerah Drs. H. Yusri, M.Si meminta kita semua untuk bekerjasama dalam memutuskan mata rantai penyebaran covid-19, karena kita sangat khawatir atas penyebaran yang cukup tinggi di Kabupaten Kampar, mari kita selamatkan keluarga, lingkungan kita dari Covid-19. Sementara itu Pemerintah Kabupaten Kampar telah mempersiapkan ruang rawat pasien Covid-19.

Demikian disampaikan oleh Drs. Yusri. M. Si saat melakukan peninjauan dan sosialisasi dan peninjauan Puskesmas XIII Koto Kampar Pada hari Jum’at 10/09.

Selain itu kami meminta kepada Seluruh jajaran satuan tugas Covid-19 untuk terus memberikan pemahaman/sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak maupun bahaya dari Covid-19 ini.

Pemkab Kampar telah mempersiapkan beberapa tempat perawatan sesuai dengan zona, untuk beberapa kecamatan telah kita siapkan Puskesmas rawat inap, sementara untuk di Kabupaten kita telah mempersiapkan RSUD Bangkingang, stanum, Gedung Guru ,Gedung PMI dan 8 puskesmas.

Pada kesempatan tersebut Sekda Kampar juga memimpin rapat koordinasi sosialisasi Covid-19 di Aula Serba Kantor Camat XIII Koto Kampar yang dihadiri oleh
Kapolsek XIII Koto Kampar Budy, Kepala Dinas Kesehatan Dedi Sambudi, Kepala Pelaksana BPBD Amga, Kepala Bagian Umum Khairil, Camat XIII Koto Kampar Fajri , Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begal ,PLT Kepala Puskesmas XIII Koto Kampar 1 Yusni Wati, Lurah Batu Bersurat Amad Danil dan Toko masyarakat.

Dalam arahannya berharap kepada seluruh masyarakat untuk menghidupkan kembali suasana seperti PSBB, untuk menghindarkan perkembangan mata rantai Covid 19 ini.

Sebagai informasi bahwa Kabupaten Kampar hari ini berada di zona merah, new normal itu bukan kembali seperti semula tetapi harus patuhi protokol kesehatan, Virus covid 19 ini penyebarannya sangatlah cepat .

Karna itu kita harus selalu cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun.

Pemkab Kampar minta kerjasama sama jika ada yang sakit kita rawat dan kami jemput ke rumah dan kita rawat sampai sembuh, kalau sehat kami persilakan pulang ke rumah dengan catatan harus patuhi protokol kesehatan. Begitu juga dengan fasilitas umum untuk menyediakan dan menerapkan protokol kesehatan.

Selama ini telah terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antar TNI Porlri, tokoh masyarakat, nenek mamak dan datuk-datuk adat mari ikuti protokol kesehatan jangan ada yang melawan atau mensepelekan covid 19 ini. karena Covid-19 ini bukan aib malahan itu penyakit.

Penulis : rls/rano

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.