Bupati Kampar Berikan Bantuan 50 Juta Berupa Bentuk Barang Program Kemitraan Bank Riau Kepri Kepada Pesantren As Salam

Sotarduganews, Kampar — Setelah melakukan Kegiatan Loucing pembagian dan pemakaian masker secara serentak seluruh Indonesaia, Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH yang didampingi Lita waryani Pemimpin seksi Akuntansi PT. Bank Riau Kepri cabang Bangkinang langsung mengunjungi Pondok Pesantren As Salam yang terletak didesa Naga Beralih kecamatan Kampar Utara guna membagikan bantuan Pembangunan Program Kemitraan Bank Riau Kepri, Kamis 10/9/20

Acara yang diawali dengan membaca Ayat Suci Alqur ‘an dan Berdo’a berasama ini, Bupati Kampar Catur Sugeng beharap agar Pandemi Covid 19 ini secepatnya berakhir dari kabupaten Kampar, Bumi Serambi Mekkahnya provinsi Riau.

“Di dalam situasi seperti ini kita di harapkan untuk selalu sabar dan memperbanyak berdo ‘a serta terus menjaga kebersihaan lingkungan dan mengikuti protokol kesehehatan seperti selalu memakai masker dan mencuci tangan, agar pandemi Covid 19 ini segera berakhir” ungkap Catur.

Sebelum memberikan arahan Bupati Kampar Catur Sugeng yang di dampingi Lita Waryani menyerahkan Bantuan Rp.50 Juta dengan berbentuk barang bangunan, yang langsung di terima oleh pengurus Ponpes DR. Amin MPd di hadapan para santri dan majelis guru pondok pesantren As Salam.

Dikatakan Catur Semoga bantuan ini bisa di gunakan sebaik baiknya dan bisa bermamfaat bagi santri guna menuntut ilmu agama

” Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah serta instansi terkaid kepada masyarakat dan ini bukanlah bantuan yang pertama dan terakhir, pemerintah akan terus berupaya dan akan membuat terobosan terobosan guna mensejahterakan rakyat Kampar” tambah Catur.

Terakhir Bupati Kampar Catur Sugeng menyampaikan harapan agar pelaksanaan disiplin ibadah dan disiplin protokol kesehatan dilaksanakan serentak oleh segenap santri,sebab ia tidak ingin adanya klaster baru.

“Kita semua pasti tidak ingin ada santri maupun ustad di pondok pesantren ini ada yang terjangkit Covid 19 jangan sampai itu terjadi, untuk itu mari berupaya bersama-sama mendisiplinkan diri dalam ibadah dan mentaati protokol kesehatan agar santri tetap bisa belajar dan aman Covid-19,” tegasnya.

Catur juga menekankan,betapa pentingnya menjaga generasi Islami untuk tetap terus dapat belajar mendalami agama, sebagai bekal hidup, terutama dalam menghadapi wabah.

“Menjaga generasi penerus terutama santri, bagi kita sangat penting, sebab santri kelak akan menjadi generasi Islami yang kokoh dalam menghadapi tantangan kehidupan. Saya juga berharap santri As Salam ini menjadi generasi Islami yang unggul, dan menjadi contoh di masa yang akan datang

Sebelumnya Dr. Amin MPd pengasuh ponpes As Salam menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan aturan protokol kesehatan secara ketat dalam setiap kegiatan pembelajaran.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati yang telah memberikan bantuan ini, dan secepatnya akan kami realisasikan bangunannya seperti pembuatan Musholla dan beberapa lokal santri”

Amin juga berterimakasih kepada Pemda Kampar karena telah mengijinkan dan mendukung pelaksanaan pembelajaran di Ponpes As Salam ini dilanjutkan setelah sempat terhenti beberapa bulan lamanya.

” Kami berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan ketat di setiap aktivitas kegiatan santri, sebab kami juga tidak ingin menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Turut hadir pada acara ini camat Kampar Utara Jamilus, Kepala Bagian Umum DPRD Sasminedi.

Penulis : rls/rano

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.