Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, Belum Kirim Nama Pendamping Wakil Bupati

Sotarduganews, Bireuen — Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen Sa’id Abdurahman, S.Sos, menyebutkan bahwa sampai hari ini Senin ( 20/07), sekitar pukul 10:05 wib,belum nama satupun pendamping Wakil Bupati Bireuen dari Partai Golongan Karya yang dikirimkan kepada, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen untuk diproses adminstrasinya.

Hal ini dikatakannya kepada Media ini, Senin (20/07), dengan Alat Komunikasi, Sa’id Abdurahman, belum menerima satu orangpun berkas surat dari Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, untuk Calon Wakil Bupati Bireuen masa sisa jabatan 2018 sampai 2022 mendatang, pada hal waktu untuk usulan  Calon Wakil Bupati, seharusnya sudah diproses untuk diusulkan ke PLT Gubernur Provinsi Aceh dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta.

Bila waktu delapan belas bulan terhitung,sisa jabatan Bupati Bireuen dan Wakil Bupati Bireuen mungkin tidak bisa diproses dan diadakan pemilihan calon Wakil Bupati, oleh anggota dewan perwakilan rakyat kabupaten Bireuen, terbentur aturan dari Mendagri, tambah Said.

Mantan PLT Ketua Golongan Karya atau Golkar Kabupaten Bireuen Husen Banta yang dihubungi dua kali oleh media ini, baik pada Pertengahan Juni 2020 sampai Senin (20/07), pukul 10:41 wib ke Banda Aceh, nama yang diusulkan oleh DPD Golkar Kabupaten Bireuen bersama pengurus lain sekitar tujuh orang duduk, rapat pleno di DPP Golkar Provinsi Aceh di Banda Aceh.

Adalah hanya satu orang yaitu H Muchlis Tekabaya, diusulkan oleh Plt Ketua Golkar Bireuen bersama pengurus lainnya, sudah diserahkan kepada Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, apakah ada perobahan nama atau penambah, saya tidak tau, saya udah tidak lagi Plt Ketua Golkar Bireuen, sekarang ini Ilham Akbar, ujar Husein, singkat.

Plt Ketua Golkar Bireuen sekarang Ilham Akbar yang dikonfirmasikan hal ini, melalui telpon dua kali, pukul 11:14 wib, tidak dijawab, padahal dering suaranya alat komunikasi handphone, jelas nada panggil, begitu pula Calon Wakil Bupati Bireuen H Muchlis Tekabaya Amd,di dihubungi pada hari ini, sekitar pukul 10:09 wib, juga tidak mau angkat bicara pakai Alat Komunikasi itu, mungkin sedang tutup mulut masker yang diberikan atasannya tidak buka mulut, sangat disesalkan kedua politikus muda ini,yang ingin informasi lebih menggigit.

Ketua Partai Golongan Karya Provinsi Aceh TM Nurlif, yang ditanyai soal ini, melalui juga alat komunikasi ke Banda Aceh, mengatakan bahwa soal Calon Wakil Bupati Bireuen yang telah diusulkan Oleh Plt Ketua Golongan Karya Bireuen masa Husein Banta bersama pengurus lainnya atas nama H Muchlis Tekabaya, kepada Bupati Bireuen Muzakkar A Gani.

Menurut, TM Nurlif, Muzakkar A Gani, orang Golkar, apa maksud ucapan ini kepada media ini tak paham,? yang jelas, setalah diberikan secara detail, kenapa calon Wakil Bupati Bireuen masih ditangan Bupati Bireuen belum diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen dari kandidat Golkar.

Dari suara serak itu, TM Nurlif,menjawab, bahwa mungkin Agustus 2020, telah ada hasil, sebut Tm Nurlis, singkat.

Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, yang dihubungi, Senin (20/07), juga melalui telepon, belum ada kontak atau tidak mau angkat alat komunikasi handphone, tetapi warga masyarakat Kabupaten Bireuen termasuk seluruh pendiri Kabupaten Bireuen, mengatakan, bahwa Wakil Bupati Bireuen yang ditinggalkan Muzakkar A Gani, sudah menunggang mobil dinas BL 1 Z plat merah itu.

Harus segera memilih pendamping dari partai pengusung Alm. Saifannur Bupati dan Muzakkar A Gani Wakil Bupati, hasil Pilkada 2018 sampai 2022 mendatang, Empat Partai Pengusung  Golongan Karya, Nasional Demokrat, Demokrat dan Partai Damai Aceh, masih ada sisa waktu lagi beberapa bulan.

H Muchlis Tekabaya Golkar, pula siapa saja calon juga, kepingin menunggang mobil dinas BL 2 Z dan duduk manis rumah dinas Wakil Bupati Bireuen.

Sedangkan dari Partai Pengusung lainnya, masih sepi dan malu malu, jadi bila tidak ada, harus diusulkan satu orang ke Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen untuk dipilih 40 orang anggota terhormat dewan, dengan cara pepesan kosong Atau Muchlis Tekabaya Vs Tong Kosong, sesuai aturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, harus demikian, cut bang?, ujar sejumlah pengamat dan Warga masyakarat Bireuen yang tidak mau di catatan media ini.

Dari Empat Partai Politik nasional Pengusung itu, diwakili H Anwar Hasan yang dihubungi, sekitar pukul 10:53 wib di kota Matang Geulumpang dua Bireuen, menurut jawaban Anwar Hasan, dia sedang mengikuti rapat, dimana dan dengan siapa, tidak dijelaskan.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bireuen Agusni melalui Wakil Ketua Amiruddin, telepon sesularnya tutup rapi, padahal  sudah  pukul 14:07 wib, bersama Sekretarisnya Saifuddin, pukul 14:14 wib, masih tidak mau angkat bicara, tidak diangkat mungkin tertutup masker dalam suasana pendemi virus corona atau Covid-19 ini, takut tertular kepada atasannya.

Padahal sudah empat kali, kita hubungkan untuk kejelasan mungkin diketahuinya, sejauh mana Calon Wakil Bupati Bireuen yang telah kosong selama lima bulan ini, bahkan diketahui ada dari partai lain calon itu, walaupun hak itu masih ditangan Bupati Bireuen.

Apalagi KIP Kabupaten Bireuen, bersama jajarannya, wajib kita hubungi soal ini, karena pasangan ini telah di plenokan hari sebagai pemenang dari jumlah suara seluruhnya, dari pasangan ikut Pilkada Bireuen tahun 2018 lalu, ujar Masri Yoga (46), salah satu pengamat di sana, cukup kesal pejabat publik, takut angkat talepon sesularnya.

Penulis : Rizal Jibro

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.