Bertindak Cepat DPW KNTI Aceh, Soal Terdamparnya Nelayan di Negara India

Sotarduganews, Bireuen — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Provinsi Aceh, bertindak cepat atas terdamparnya 61 orang nelayan asal Aceh, tujuh antaranya nelayan Gampong Kuala Raja dan Ujong Blang, Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen.

Bertindak cepat melalui Ketua DPW KNTI Aceh Azwar Anas, melaporkan hal ini ke Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Mashudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Edhy Prabowo dan Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia bersama Jenderal Pur Moeldoko Kepala Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia  Jakarta.

Surat DPW KNTI Aceh, tandatangan Azwar Anas,yang diterima media ini, Senin sore (07/09) bernomor O8/IX/2020, Prihal Mendadak, Tertanggal 03 September 2020, pertama mendesak pemerintah untuk menyegerakan langkah diplomatik, berkoordinasi dengan otoritas India, maupun pihak KBRI India untuk melakukan verifikasi informasi tersebut dan memberikan pihak keluarga.

Kedua, memberikan bantuan dan pelindungan maksimal untuk memastikan semua nelayan Indonesia tersebut, dapat dikembalikan ke kampung halamannya masing-masing dan berkumpul bersama keluarga tercinta,ujar Azwar Anas kepada media ini, yang dihubungi  pakai alat komunikasi handphone dari Bireuen ke Banda Aceh, sekitar pukul 19,15 WIB, Senin Malam (07/09).

Surat ini, ditembuskan kepada PLT Gubernur Aceh, Ketua DPRA, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Ketua Umum DPP KNTI Jakarta Rizal Damanik, Dewan Pembina KNTI,Ketua Harian DPP KNTI dan Ketua DPD KNTI Se-Sumatera Utara, jadi, sampai saat pihak DPP KNTI di Jakarta terus mendesak pemerintah melalui ke empat intansi tersebut diatas.

Menurut, Azwar Anas surat laporan ini, berdasarkan laporan nelayan dan Wakil Ketua PSM Rantau Melayu Sumatera Utara Marwan Lubis bersama berita dari media online Aceh dan Jakarta, sehingga kami merasa terpanggil mendesak pemerintah melalui surat tersebut, apalagi warga nelayan 61orang ditambah delapan nelayan Belawan Medan Sumatera Utara, Pungkas Azwar Anas.

Penulis : Rizal Jibro

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.