Andar Situmorang: Hotman Doktor Hukum, Masa Gak Ngerti Hukum

Sotarduganews, Jakarta – Andar Situmorang, SH. kembali membuat statemen terhadap Hotman Paris Hutapea, pasalnya dalam akun Instagram hotmanparisofficial Hotman Paris terlihat dengan tanpa tending aling-aling meminta agar Jaksa Agung serta Jampidsus, agar menarik Dakwaan terhadap ibu Ratna di Pengadilan Jakarta  Barat.

Bahkan dalam postingan akun hotmanparisofficial tersebut, Hotman Paris menyebut sejumlah nama Pejabat Negara termasuk Kepala Staff Presiden (KSP) Moeldoko, tidak hanya Moeldoko, Hotman Paris juga menyebut Dirjen Pajak, serta Bea Cukai.

Bahkan dalam Video tersebut Hotman Paris mengajari Jaksa agung serta Jampidsus bagaimana caranya menyelamatkan Ibu Ratna.

foto tankapan layar di akun Ig hotmanparisofficial

Bapak Jaksa Agung dan Bapak Jampidsus, bagaimana caranya agar menyelamatkan Ibu Ratna yang akan diadili hari Selasa, seorang wanita sebatang kara, caranya adalah, Tarik dulu surat dakwaan, kami sudah mengecek ke Pengadilan bahwa dakwaan bias ditarik, jangan sampai diadili orang yang tidak bersalah, Ibu Ratna itu adalah hanya sebatang kara wanita, dia tidak punya kewenangan bidang pajak, yang melakukan tindak pidana adalah, Supladi, sudah divonis, mohon segera dibuka berkas Ibu Ratna, bahkan Pak Moeldoko, Dirjen Pajak, Bea Cukai semua sudah melihat kasus ini, sekarang di tangan Bapak Jaksa agung dan Jampidsus, mohon Surat Dakwaanya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, agar ditarik dulu, ini benar – benar salah, orangtua kami didakwa, sudah pernah ditahan di Rutan Pondok Bambu dan berhasil saya bela, tapi nanti hari Selasa di dakwa lagi yang kedua kali, Bapak Jaksa agung dengari teriak”. Demikian Hotman Paris dalam akun Instagram.

Teriakan Hotman ini tak pelak mengundang komentar dari salah satu Praktisi Hukum, Andar Situmorang, SH., MH, kepada media ini, dengan santai Andar mengatakan, “masa doctor gak ngerti hokum, mencari dukungan terkait masalah hukum ke Eksekutif Moeldoko, Kepala Staf Presiden, apa – apa itu ?, sergah Andar, ditambahkannya, harus nya kan ngerti aturan hukum, kalau Hakim Vonis bebas, JPU (Jaksa Penuntut Umum) wajib kasasi atau ajukan dakwaan baru tergantung bunyi putusan bebasnya. jelas Andar.

Lebih lanjut,  Andar mengatakan, kita kan gak tau bunyi putusannya, Cuma dengar ocehannya “si Paris sepihak, kata Andar, kalau merasa benar, gak salah, lawan dong dakwaan baru JPU, ngapain koar –koar di Medsos (Media Sosial), itu tidak meyelesaikan masalah hukum. Tegas Andar.

Dikatakan Andar, apakah Hotman mau adu domba, bawa – bawa Jokowi, Moeldokoke Jaksa Agung?, “Doktor Hukum Bodok”. Pungkas Andar.

Penulis : Redaksi

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.