Andar Pelapor Surati Kapolri dan Kabareskrim Agar Diproses dan Ditahan Tersangka Asusila Hotman Hutapea

Sotarduganews, Jakarta — Direktur Goverment Asociation Criminiation & Dirkrimination (GACD) Andar Situmorang, SH. dan juga dalam kapasitasnya sebagai Advocat menolak dengan tegas apabila Laporannya terkait perkara Asusila Hotman Hutapea dilimpahkan ke Ditkrimsus Polda Metro Jaya, hal ini dikarnakan kekhawatirannya jika perkara asusila Hotman Hutapea tersebut dilimpahkan ke Polda Metro Jaya tidak akan obyektif, hal ini dikatkan Andar agar menhindari praduga tersangka Hotman Paris sukses membeli hukum.

Tidak hanya menolak tegas Laporannya terkait Perkara Asusila Hotman Hutapea dilimpahkan ke Ditkrimsus Polda Metro Jaya, namun Andar juga mendesak pihak Kepolisian agar segera menahan tersangka Pornografi/Asusila pemilik akun instagram “hotmanparisofficial, hal ini sesuai dalam suratnya dengan nomor : 01/AMS/IX/2020, yang ditujukan ke Kepala Kepolisian RI, Ketua Kompolnas RI, Irwasum Polri, Kabareskrim Polri, Kepala Divisi Propam Polri, Ketua Komisi III (tiga) DPR-RI serta Ketua Ombudsman RI.

Lebih jauh dalam surat tersebut Andar dengan tegas mendesak agar segera dilakukan penyidikan terhadap Laporannya tersebut, Andar juga meminta Penindakan Tegas motivasi Penyidik Cyber Bareskrim Polri nekat menggelapkan Perkara atau mempeti eskan perkara sebagaimana dimaksud dan diancam dengan kejahatan jabatan seperti sesuai dengan pasal 421 KUHP.

Masih dalam Suratnya, Andar juga mengatakan demi oyektifnya perkara tersebut, mohon dilakukan oleh Penyidik Bareskrim Polri yang profesional atau dirinya yang sebagai Pelapor dengan tegas menyatakan menolak penyidikan perkara dilimpahkan ke Ditkrimsus Polda Metro Jaya. demikian Andar Situmorang dalam Suratnya.

Seperti diketahui dalam Laporan Polisi Nomor : LP/B/0620/IX/2019/BARESKRIM, tertanggal 19 September 2019, Andar melaporkan pemilik/pengguna IG akun Instagram atas nama hotmanparisofficial, terkait kejahatan tentang pornografi/prostitusi melalui media elektronik/media sosial. hal ini dikhawatirkan Andar bahwa Laporannya tersebut dipeti eskan, hal dikarenakan sudah 1 (satu) tahun Laporannya dibuat, namun sampai saat ini tidak ada kemajuannya.

Penulis : redaksi

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.