Andar M. Situmorang, SH : Desak Kapolda Jabar Periksa Polres Bogor

Jakarta, Sotarduganews – Surat Rachmanto, (korban-pelapor-red) kini menunjuk Penasehat Hukumnya Andar M. Situmorang, SH, hal ini karna dirasa oleh Rachmanto laporannya Polisi yang dibuatnya sudah 4 tahun ini, tidak ada kemajuan sama sekali.

Andar M. Situmorang SH, Pengacara dan sekaligus Direktur Eksekutive Lembaga Swadaya Masyarakat Goverment Against Corruption & Discrimination (GACD) mendesak Kapolda Jawa Barat agar segera memeriksa Kapolres Bogor, dikatakan Andar, Kapolres Kabupaten Bogor tidak professional dalam menangani perkara penganiayaan dan pengrusakan yang dilakukan oleh Ormas BBR (Benteng Bogor Raya).

Seperti yang diberitakan oleh beberapa media baik online maupun media elektronik beberapa hari terakhir ini, bahwa Surat Rachmanto ketika sedang menggelar Bazar Pentas Seni Budaya di Desa Ranca Bungur, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor , 16 Desember 2014 silam “mandeg” dan tak ada kejelasan.

Surat Rachmanto selaku pelapor mengaku kecewa dengan kinerja Kepolisian  Polres Bogor yang diduga ada oknum yang sengaja membiarkan kasus tersebut dipetieskan.

 

Polres Bogor ketika dikonfirmasi terkait lambannya penyelidikan perkara yang dilaporkan oleh Surat Racmanto mengatakan pihaknya (Penyidik-red) masih membutuhkan saksi lagi, “hal ini karna hasil dari Gelar Perkara yang dilakukan oleh Polres Bogor’, ujar AIPTU Isa Ismail Penyidik Pembantu Unit 4 (empat) Polres Bogor, lebih lanjut Isa, mempertanyakan kepada Pimpinan Redaksi Sotarduganews.com, “apakah Barang Bukti masih ada sama Pak Surat. Demikian konfirmasi Isa.

Terkait Pernyataan Penyidik Pembantu Polres Bogor tersebut, dibantah dengan tegas oleh S. Rachmanto, bahwa yang dikatakan Penyidik Polres Bogor itu tidak benar, lanjut Rachmanto, “ sudah 11 orang saksi saya hadirkan, yang menjadi pertanyaan saya (Surat Rachmanto pelapor-red) bukankah sesuai dengan Undang-undang dua orang saksi saja sudah cukup ?, terkait barang bukti yang dirusak para terlapor juga sudah saya serahkan semua ke Polsek Kemang, demikian rachmanto dalam keterangannya.

Untuk diketahui bersama, perkara ini awalnya dilaporkan di Polsek Kemang Bogor, pada bulan Desember tahun 2014, kemudian di bulan Januari 2015 perkara ini dilimpahkan ke Polres Kabupaten Bogor.

Penyidik Akan Disidang:

Terkait lambannya penanganan perkara yang menimpah S. Rachmanto ini, sudah dilaporkan juga ke Propam Polres Bogor, pada tanggal 10 Agustus 2018 dengan Nomor : LP/A/22/VIII/2018. Sesuai dengan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan Propam (SP2HP2) tertanggal 27 November 2018, yang ditujukan kepada Surat Rachmanto, bahwa Penyidik Unit 4 Polres Bogor hari Jumat, 30 November ini akan disidang oleh Propam Polres Bogor melalui Sidang Disiplin.

Editor : Redaksi

 

Mungkin Anda Menyukai