Togar Kuasa Hukum I Wayan Wakil, Laporkan Presdir. Maspion Group Ke Mabes POLRI

Sotarduganews, Jakarta – President Direktur Maspion Group Alim Markus dilaporkan ke Breskrim Mabes Polri tanggal 20 September 2018 atas dugaan tindak pidana penggelepan, penipuan/perbuatan curang dan pemalsuan surat.

“Kita sudah laporkan dugaan tindak pidananya (Alim Markus) ke Bareskrim Mabes Polri,” kata Kuasa Hukum Wakil Gubernur Bali 2013-2018 I Ketut Sudikerta, Andar Situmorang kepada wartawan Jum’at (7/12/2018).

Andar mengatakan, laporannya,  di Bareskrim tersebut tercatat dengan bukti Laporan Polisi nomor LP/B/1165/IX/2018/BARESKRIM tanggal 20 September 2018.

“Pelapornya rekan kami dari tim kuasa  hukum Sudikerta,” LAW FIRM

TOGAR SITUMORANG & ASSOCIATES ( Bali ),  jelasnya.

 

“Senin kita laporkan balik Alim Markus atas dasar laporan palsu yang diatur pasal 317 KUHP yang menyebabkan nama kilen kami Sudikerta tercemar nama baiknya,” ujar Andar.

 

Andar : Penyidik Polda Bali Non Profesional

Selain itu,  juga menyoroti penanganan laporan dari kuasa hukum Maspion Group terhadap Sudikerta ini seperti dikebut. Sebab baru dilaporkan 4 Oktober 2018 lalu melalui Laporan Polisi Nomor: LP/367/Ren.4.2/K/2018/Ditreskrimsus, tanggal 4 Oktober 2018. Kemudian turun Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP. Sidik/71/K/2018/Ditreskrimsus, tanggal 29 Oktober 2018.

Lanjutnya, selang sebulan, Sudikerta sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan keluarnya Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang dikeluarkan Subdit II Dit Reskrimsus Polda Bali pada Jumat 30 November 2018.

 

“Kasus ini sangat aneh dan sangat cepat penanganannya. Seperti ada semangat 45 dari penyidik. imbuh Andar. “Klien saya baru diperiksa sekali dan langsung tersangka. Itu penyidik sakti mandraguna.

“Penyidik Polda Bali sangat Non profesional dalam menangani menetapkan kliennya sebaagai tersangka”. ditambahkannya, dalam sebulan sudah bisa periksa semua saksi dan ada puluhan dokumen katanya sebagai barang bukti,” ujar Andar Situmorang.

 

Atas keanehan itu, Ia menyindir penyidik Polda Bali yang menangani kasus Sudikerta ini patut diacungi dua jempol dan diberikan kenaikan pangkat.

 

“Tapi kami tidak akan tinggal diam. Kalau proses hukum ini dilanjutkan dengan segala keanehan itu, penyidik akan saya laporkan ke Propam, Biro Wasidik Polri dan Kapolri,” tandas Andar Situmorang.

 

Atas berbagai kejanggalan yang ada pula, pensiunan polisi yang juga kini berprofesi sebagai advokat itu merasa terpanggil untuk membantu Sudikerta mendapatkan keadilan.

 

Andar berencana, mau turun ke Bali dan ikut mendampingi pemeriksaan Sudikerta hari Senin, 10 Desember 2018 mendatang.

Editor : Vincent

Mungkin Anda Menyukai