Babak Baru Laporan Andar Atas HOAX Tersangka Hotman Paris Hutapea

This image has an empty alt attribute; its file name is WhatsApp-Image-2019-07-13-at-09.40.55-4.jpeg

Sotarduganews, Jakarta – Andar M. Situmorang, Nagabe Jala Nabonggal, pelapor Laporan Polisi Nomor : LP/3853/VII/2018/PMJ/Dit Reskrimsus tanggal 23 Juli 2018 atas tindak pidana HOAX Tersangka Hotman Paris Hutapea.

Meminta perlindungan hukum kepada KAPOLRI, Kadiv Propam Polri dan Kabareskrim Polri untuk dilakukan percepatan penyidikan perkara Hoax dengan menerapan azas persamaan dimuka hukum penyidik harus aktif menyusul cepat Ditkreskrimsus Polda MJ memberkas perkara tersangka HOAX Ratna Serumpahit.

Disusul penyidik cepat memberkas perkara penyebaran hoax ngibul dilakukan tersangka Hotman Paris dalam video yang diviralkanya yakni dengan sengaja dan tanpa hak menyebar luaskan berita bohong untuk menyesatkan dan merugikan masyarakat umum dan pelapor selaku konsumen transaksi elektronik dimaksud pasal 28 ayat 1 diancam pasal 45 ayat 2 undang undang I & TE dipidana penjara 6 tahun atau denda max Rp 1 milyar.

Dalam hal ini Hotman Paris Hutapea humas kafe Kopi Joni Kelapa Gading pada tanggal 13 juli 2016 didampingi wanita bayaranya dengan sengaja tanpa seijin Kapolri, Kadiv Propam Polri dan Kadiv Humas Polri sengaja menyebarkan berita bohong direkam sendiri di TKP video penganyaan dilakukan oknum Polri dan mengaku memerintahkan Kapolri, Kadiv Propam dan Kapolda Babel untuk Memecat dan menahan oknum Polri AKBP. M. Jusuf pelaku penganyaan ibu ibu di Polda Babel, hingga menyesatkan masyarakat konsumen ITE sekaligus melecehkan institusi Polri yang berhak memberi keterangan kepada masyarakat.

Andar dalam surat nya memohon kepada Kapolda MJ dan Kapolres Jakarta Timur, selaku pelapor konsumen ITE meminta penyidik membuat terang tindak pidana wajib meminta keterangan saksi kepada KAPOLRI, Kadiv Propam Polri, Kadiv Humas Polri, Kapolda Babel dan Brigjen Pol. Teddy Minahasa untuk mengetahui pemberian hak kepada Hotman Paris untuk merekam dan memviralkan berita bohong menyesatkan masyarakat konsumen ITE.

Maka sendainya Institusi Polri benar memberi hak merekam video dan memviralkannya kepada Hotman Paris Hutapea, maka hentikan penyidikan perkara an. tersangka Hotman Paris atau di SP3 kan tapi bila sebaliknya penyidik cepat menyidik dan penahanan tersangka Hotman Paris Hutapea perkaranya diadili. pungkas Andar.

Penulis : Redaksi

Mungkin Anda Menyukai