51 Nelayan Aceh Timur Sedang Proses Dokumen dan Segera Pulang

Sotarduganews, Bireuen — Kepala Konsulat Republik Indonesia Songkhla Bangkok, Fachry Sulaiman, setelah 51 orang nelayan asal Aceh Timur,mendapat pengampunan atau amnesti dari Raja Rama X,bergerak cepat mengeluarkan mareka dari penjara Phang Nga ke Pusat Detensi Imigrasi Thailand di Bangkok.

51 Nelayan tersebut telah menyelesaikan proses penyiapan dokumen pembebasan dan dokomen perjalanan Republik Indonesia, untuk 51 Warga Negara Indonesia nelayan Aceh Timur,menurut isi surat yang dikirim kepada media ini, yang diterima Selasa Malam (15/09) nomor B -00435/Songkhla/200912. ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI sampai Gubernur Provinsi Aceh dan Bupati Aceh Timur. Semua nelayan asal Aceh Timur itu, serta proses transfer dari Phang Nga ke Dentesi Imigrasi Bangkok, berlangsung lancar dan ke 51 orang nelayan di laporkan dalam keadaan sehat.

Konsul RI Songkhla telah diberikan tahukan oleh mitra kerja di Kantor Imigrasi Phang Nga, bahwa ke 51 nelayan telah tiba di Bangkok, pada 12 September 2020 pagi dengan menggunakan dua bus angkutan dari Kantor Imigrasi Phang Nga proses akhir repatriasi 51 WNI nelayan ini, akan dikoordinasikan dengan KBRI Bangkok.

Jadi, karena kondisi penjara dan pusat Detensi Imigrasi Thailand Relative sudah penuh, dikawatirkan berpotensi terjadi Covid-19, walaupun mematuhinya Prokoler Kesehatan secara ketat segera harus dipulangkan WNI ini, bagi 6 WNI dibawah umur sudah dipulangkan ke tanah air lebih awal ,pada Juni 2020. Juga ke 51 Nelayan ini segera dipulangkan langsung ke Tanah Air, tambah Fakhry Sulaiman

Ketua DPP Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia ( KTNI) Rizal Damanik di Jakarta bersama Ketua DPD KNTI Provinsi Aceh Azwar Anas, Selasa Malam (15/09) dikonfirmasi media ini, sekitar pukul 22:10 wib, menyebutkan bahwa Surat dari Konsul Republik Indonesia di Songkhla Bangkok, juga diterimanya proses sertifikasi dokomen pulang sudah selesai.

Hanya menunggu hari,mareka pulang pakai pesawat terbang, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Dubes RI di Thailand Bangkok, Konjen RI di Songkhla, Menlu RI bersama seluruh jajaran pemerintah pusat, telah membantu proses untuk pemulangan 51 nelayan itu.

Termasuk 6 orang anak dibawah umur sudah cepat ditandai untuk berkumpul bersama keluarganya dan diharapkan kepada 51 orang nelayan ini untuk segera berkumpul bersama keluarga di Aceh, ujar Rizal Damanik bersama Azwar Anas, kepada media ini, kepulangannya akan kita jemput di Bandara Iskandar Muda Banda Aceh.

Penulis : Rizal Jibro

Editor : red

Mungkin Anda Menyukai