15 ORANG TERJARING RAZIA PERDA KAWASAN TANPA ROKOK, DUA DILEPAS ?, FAHMI KABID TRANMASTIBUM & Pamwal SATPOL PP “CATUT NAMA HAKIM”?

Sotarduganews, Depok — Terkait penegakan Perda No. 3 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok ( KTR ) Dinas Kesehatan Kota Depok dengan didampingi Satpol – PP dan dua TNI / satu anggota Polri serta Inspektorat  lakukan sidak, Kamis, (30/01/2020) di lingkungan kantor Pemerintahan Kota Depok dan pada kantin setempat.

foto: Eko Julianto, SH, ketika memberikan keterangan Pers seusai menjadi Hakim Tunggal pada Sidang Tipiring KTR

Pada sidak tersebut banyak yang menjadi pertanyaan di kalangan umum, pasalnya dari 15 orang yang terjaring dua diantaranya dilepas secara “sembunyi – sembunyi” karna ke dua nya diduga anggota TNI, demikian kata sejumlah sumber kepada Media ini.

Menyoal dilepasnya dua TNI tersebut, Muhammad Fahmi, ST., M.Si selaku Kabid Tranmastibum dan Pamwal Satpol-PP Kota Depok tidak membantah dia mengatakan, tadi saya sudah tanya sama Pak Hakim, dan Pak Hakim bilang, kalau anggota Militer, tidak bisa di sidang di Pengadilan Umum, mereka harus di sidang di Pengadilan Militer”. demikian akuh Fahmi di hadapan sejumlah Wartawan.

Terkait pengakuan Fahmi ini, seusai memimpin sidang di tempat yang sama, Ketua Majelis Hakim Eko Julianto, SH., MM., MH selaku Hakim Tunggal pada sidang Tipiring tersebut dia membantah, saya malah tidak tahu, kalau ada Anggota TNI yang terjaring razia, saya hanya mengadili sesuai dengan yang di ajukan, silahkan tanya ke Penyidik, kalau terkait, pernyataan bahwa Anggota TNI tidak bisa di sidangkan di Pengadilan Umum, saya tidak pernah mengatakan hal itu, dan itu saya baru tahu ada oknum  Anggota TNI yang tertangkap razia tegasnya.

Penulis : Tim

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.